Home
Login.
Artikelilmiahs
40395
Update
NURUL HASANAH TANJUNG
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DURIAN VARIETAS BAWOR DAN FLUCONAZOLE TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN Candida albicans
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kandidiasis oral merupakan infeksi fungi yang terjadi di rongga mulut dan umumnya disebabkan oleh C.albicans. Pengobatan lini pertama yang digunakan yaitu fluconazole. Beberapa obat antifungi seperti ketoconazole memiliki keterbatasan seperti toksisitas obat yang tinggi dan resistensi obat. Salah satu alternatif pengobatan kandidiasis oral yaitu dengan mengkombinasikan obat sintetik dengan bahan alam yang mengandung senyawa antifungi, misalnya kulit buah durian bawor seperti flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas kombinasi ekstrak etanol kulit buah durian bawor dan fluconazole dengan berbagai konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan C.albicans. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratoris dengan rancangan penelitian posttest-only control group design yang dilakukan dengan 6 kelompok kombinasi, 1 kelompok ekstrak tunggal, 1 kelompok kontrol positif dan 1 kontrol negatif dengan 3 ulangan. Aktivitas antifungi diuji dengan metode mikrodilusi untuk melihat KHM dan metode difusi kertas cakram untuk mengetahui zona hambat terhadap C.albicans. Rerata zona hambat dilakukan kategorisasi kekuatan penghambatannya dan dianalisis dengan uji Kruskal Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan nilai KHM ekstrak kulit buah durian bawor tunggal terdapat pada konsentrasi 6,25% dan nilai KHM pada kombinasi ekstrak kulit buah durian bawor dan fluconazole terdapat pada konsentrasi 3,125%+400 µg. Rerata zona hambat semua kelompok kombinasi termasuk dalam kategori sedang hingga kuat (7-11,5 mm). Kombinasi ekstrak kulit buah durian bawor dan fluconazole 50%+400 µg menunjukkan rerata daya hambat antar kelompok lebih tinggi dan berbeda signifikan ekstrak kulit buah durian bawor tunggal (p = 0,043). Simpulan penelitian ini yaitu kombinasi ekstrak kulit buah durian bawor dan fluconazole memiliki aktivitas terhadap penghambatan pertumbuhan C.albicans dengan konsentrasi paling efektif sebesar 50%+400 µg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Oral candidiasis is a fungal infection that occurs in the oral cavity and is generally caused by C.albicans. The first line of treatment used is fluconazole. Some antifungal drugs such as ketoconazole have limitations such as high drug toxicity and drug resistance. One alternative treatment for oral candidiasis is to combine synthetic drugs with natural ingredients that contain antifungal compounds, for example, Bawor durian rind such as flavonoids, saponins, tannins, triterpenoids, and alkaloids. This study aims to compare the effectiveness of the combination of ethanol extract of Bawor durian rind and fluconazole with various concentrations in inhibiting the growth of C.albicans. This research was carried out in an experimental laboratory with a posttest-only control group design with 6 combination groups, 1 single extract group, and 1 negative control with 3 replications. Antifungal activity was tested using the microdilution method to see MIC and the paper disc diffusion method to determine the inhibition zone against C.albicans. The inhibition zone mean was categorized for its inhibition strength and analyzed by the Kruskal Wallis test and the Mann-Whitney test. The results showed that the MIC value of a single Bawor durian rind extract was found at a concentration of 6.25% and the MIC value for a combination of Bawor durian rind extract and fluconazole was present at a concentration of 3.125%+400 µg. The average inhibition zone of all combination groups was included in the moderate to strong category (7-11.5 mm). The combination of Bawor durian rind extract and fluconazole 50%+400 µg showed a higher mean of inhibition between groups and significantly different single Bawor durian rind extract (p = 0.043). The conclusion of this study is that the combination of Bawor durian rind extract and fluconazole has activity against C.albicans growth inhibition with the most effective concentration of 50%+400 µg.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save