Home
Login.
Artikelilmiahs
40304
Update
NAHLANNISA HUBBALILLAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Kandungan Lemak Babi dalam Bakso Menggunakan Kombinasi Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Kemometrik PCA (Principal Component Analysis)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Telah dilaporkan terdapat pemalsuan lemak babi dalam produk makanan seperti bakso. Identifikasi kandungan lemak babi dalam pangan menjadi perhatian utama. Metode spektrofotometri UV-Vis dikombinasikan dengan kemometrik dikembangkan untuk mengklasifikasikan anatara lemak babi dengan lemak lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kombinasi metode spektrofotometri UV-Vis dengan kemometrik Principal Component Analysis (PCA) dalam mengidentifikasi kandungan lemak babi dalam produk bakso. Metodologi: Sampel bakso di ekstrak secara sokletasi dengan pelarut n-heksana. Spektrum Uv-Vis sampel diukur pada rentang 225-360 nm. Data spektrum UV-Vis dianalisis lebih lanjut menggunakan PCA untuk mengklasifikasikan sampel. Hasil Penelitian: Model PCA yang telah dibuat tidak cukup baik dalam mengkarakterisasi dan mengelompokkan sampel. Namun hasil analisis PCA memiliki kecenderungan dalam mengelompokkan masing-masing sampel. Sebaran variasi data dijelaskan dengan nilai 86,3% dan 9,4% untuk Principal Component 1 dan Principal Component 2. Kesimpulan: Kombinasi metode spektrofotometri UV-Vis dan kemometrik PCA belum dapat digunakan dalam mengidentifikasi adanya kandungan lemak babi dalam bakso, meskipun memiliki kecenderungan pengelompokkan. Kata Kunci: Lemak Babi, Spektrofotometri UV-Vis, Principal Component Analysis
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: It has been reported adulteration of lard in food products such as meatballs. Identification of lard in food is a crucial task. The UV-Vis spectrophotometry methods combined with chemometric was developed to classify between lard and other fats. This study aims to determine the ability of the UV-Vis spectrophotometry combined with Principal Component Analysis (PCA) chemometric to identify lard content in meatballs. Methods: Meatball samples were extracted by soxhletation with n-hexane solvent. UV-Vis spectra of samples measured in the interval of 225-360 nm. UV-Vis spectra data was further analyzed using PCA to classify the samples. Result: The PCA model is not good enough in characterizing and classifying samples. However, the results of PCA analysis have a tendency to classify sample. The distribution of data variations is explained by the values of 86,3% and 9,4% for Principal Component 1 and Principal Component 2. Conclusion: The UV-Vis spectrophotometry combined with PCA cannot be used to identify the presence of lard in meatballs, although it has a tendency to cluster. Keywords: Lard, UV-Vis Spectrophotometry, Principal Component Analysis
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save