Home
Login.
Artikelilmiahs
40235
Update
ANUGRAH EKO PRASETYO
NIM
Judul Artikel
ISOLASI DAN EKSTRAKSI DAUN INDIGOFERA (Indigofera zollingeriana) SEBAGAI KONSENTRAT TEPUNG DAUN BERDASARKAN TITIK ISOELEKTRIK, ASAM AMINO DAN ZAT ANTINUTRISI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu bahan pakan dengan sumber protein tinggi adalah bungkil kedelai. Namun, saat ini bahan pakan tersebut masih di impor dari luar negeri, yang menyebabkan bungkil kedelai memiliki harga yang relatif tinggi dan jumlahnya terbatas. Pengurangan ketergantungan akan bahan pakan bungkil kedelai dilakukan dengan mengeksplorasi bahan pakan local dengan keteenrsediaan jumlah yang memadai dan memiliki kandungan nutrient yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui titik isoelektrik, kandungan asam amino total dan kandungan zat antinutrisi tanin yang tepat pada pembuatan konsentrat protein daun Indigofera zollingeriana hasil dari ekstrasi dan isolasi protein. Tahapan ekstrasi dilakukan pada 2 tahap, NaOH 0,05 N pH 8 pada ekstrasi tahap pertama dan buffer asetat pH 4 pada tahap kedua. Pada penentuan isoelektrik, menurut Yatno (2009) digunakan metode modifikasi high-performance liquid chromatography (HPLC) untuk kandungan asam amino total. Pada analisis protein kasar, menurut AOAC (2005) digunakan metode kjedhal, dan metode butanol-HCl digunakan pada uji kandungan zat antinutrisi tanin. Penelitian ini menghasilkan titik isoelektrik konsentrat protein pada daun Indigofera zollingeriana tercapai pada NaOH 0,05 N pH 8 pada ekstraksi pertama dan uffer fosfat pH 8 pada ekstraksi kedua menghasilkan endapan 0,108 g/15ml dengan kandungan protein kasar sebesar 65,98% (lebih tinggi dari bungkil kedelai) serta kandungan asam amino yang lebih lengkap dari bungkil kedelai dan tidak memiliki kandungan tanin.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the feed ingredients with a high protein source is soybean meal. However, currently these feed ingredients are still imported from abroad, which causes soybean meal to have a relatively high price and limited quantity. Reducing dependence on soybean meal feed ingredients is carried out by exploring local feed ingredients with adequate amounts of availability and high nutrient content. The purpose of this study was to determine the isoelectric point, total amino acid content and the exact content of tannin antinutrient substances in the manufacture of Indigofera zollingeriana leaf protein concentrate as a result of protein extraction and isolation. The extrasion stage was carried out in 2 stages, NaOH 0.05 N pH 8 in the first stage of extrasion and pH 4 acetate buffer in the second stage. In isoelectric determination, according to Yatno (2009) a high-performance liquid chromatography (HPLC) modification method is used for the total amino acid content. In crude protein analysis, according to AOAC (2005) the kjedhal method is used, and the butanol-HCl method is used in the test of the content of tannin antinutrient substances. This study resulted in the isoelectric point of protein concentrate on the leaves of Indigofera zollingeriana reached at NaOH 0.05 N pH 8 at the first extraction and uffer phosphate pH 8 in the second extraction resulted in a precipitate of 0.108 g / 15ml with a crude protein content of 65.98% (higher than soybean meal) as well as a more complete amino acid content than soybean meal and no tannin content.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save