Home
Login.
Artikelilmiahs
40177
Update
PUTRI AMALIA FABIAR
NIM
Judul Artikel
Korelasi antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Pemberian ASI Ekslusif dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Balita Stunting di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Perkembangan motorik kasar adalah kemampuan anak menggerakan otot-otot besarnya seperti lari, jalan, lompat, melempar, dan lain-lain. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya tidak dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Air Susu Ibu ekslusif (ASI ekslusif). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMD dan ASI ekslusif dengan perkembangan motorik kasar balita stunting di Kabupaten Banyumas. Tujuan: Untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi IMD dan Pemberian ASI ekslusif dengan perkembangan motorik kasar balita stunting di Kabupaten Banyumas. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional dan pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan perkembangan secara langsung. Populasi pada penelitian ini menggunakan total sampling yakni sebanyak 138 sampel Balita di Wilayah Puskesmas Purwokerto Timur 1, Purwokerto Timur II dan Puskesmas Kembaran I. Teknik analisis data menggunakan uji Koefisien kontingensi. Hasil: Dihasilkan bahwa dari 138 responden, sebanyak 54 responden tidak dilakukan IMD, 106 responden tidak diberikan ASI ekslusif, dan 116 responden memiliki perkembangan motorik kasar normal. Analisis bivariat uji Koefisien kontingensi antara IMD dan perkembangan motorik kasar diperoleh nilai p value = 0,264 (p>0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan; ASI ekslusif dan perkembangan motorik kasar diperoleh p value = 0,528 (p>0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara IMD dengan perkembangan motorik kasar anak stunting di Kabupaten Banyumas; tidak ada hubungan antara ASI ekslusif dengan perkembangan motorik kasar anak stunting di Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Gross motor development is the ability of children to move their large muscles, such as running, walking, jumping, throwing, and others. Stunting can be caused by several factors, such as not doing Early Breastfeeding Initiation (EBI) and exclusive Breastfeeding. This study aims to determine the relationship between Early Breastfeeding Initiation (EBI) and exclusive Breastfeeding with the gross motor development of stunting toddlers in Banyumas Regency. Objective: Determined whether there was a correlation early breastfeeding initiation (EBI) and exclusive breastfeeding with the gross motor development of stunting toddlers in the Banyumas Regency. Method: The research was observational with a cross-sectional approach, and data collection was conducted by questionnaire and direct developmental observation. The study population used total sampling, which was 138 samples of toddlers in the East Purwokerto 1, East Purwokerto II, and Kembaran I Puskesmas areas. The technique of data analysis used the Coefficient of contingency test. Results: It was found that out of 138 respondents, 54 respondents were not given Early Breastfeeding Initiation (EBI), 106 respondents were not given exclusive breastfeeding, and 116 respondents had normal gross motor development. Bivariate analysis of the contingency coefficient test between Early Breastfeeding Initiation (EBI) and gross motor development obtained a value of p value = 0,264 (p>0,05), which showed there was no significant relationship; exclusive breastfeeding and gross motor development obtained the value of p value = 0,528 (p>0,05) which indicated there was no significant relationship. Conclusion: There was no correlation between Early Breastfeeding Initiation (EBI) and gross motor development of stunting children in Banyumas Regency; there was no correlation between exclusive breastfeeding and gross motor development of stunting children in Banyumas Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save