Home
Login.
Artikelilmiahs
40148
Update
AUDREY PANGESTIKA SYAHARANI
NIM
Judul Artikel
Analisis Pendapatan Usaha Tani Buah Nanas Madu dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Tani di Desa Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Pendapatan Usaha Tani Buah Nanas Madu dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Tani di Desa Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rata-rata pendapatan usaha tani buah nanas madu di Desa Beluk Rp 24.766.459,00/satu musim, 2) Kontribusi pendapatan usaha tani buah nanas madu terhadap pendapatan rumah tangga tani sebesar 45,66% artinya kontribusinya sedang antara 35-70%, 3) Kelayakan usaha tani buah nanas madu berdasarkan R/C ratio sebesar 4,37>1 artinya usaha tani tersebut layak atau menguntungkan sedangkan berdasarkan analisis Break Even Point (BEP) sudah memenuhi kriteria dimana penerimaan>BEP Harga dan Produksi>BEP Produksi sehingga usaha tani buah nanas madu termasuk kategori layak atau menguntungkan. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemerintah dapat melakukan penyuluhan terkait penggunaan faktor-faktor produksi seperti jumlah bibit serta penggunaan pupuk yang tepat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) mengenai budidaya buah nanas madu sehingga tanaman ternutrisi dengan baik dan menghasilkan produksi yang berkualitas, petani dapat melakukan peningkatan kualitas buah nanas madu dengan cara memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan agar meminimalisir jumlah produksi buah yang berkualitas rendah, dan pemerintah seharusnya memberikan arahan kepada petani buah nanas madu untuk bekerja sama dengan para peternak terkait dengan pupuk organik agar mendapatkan harga yang lebih terjangkau sehingga meminimalisir pengeluaran biaya produksinya dan memberikan kepastian untuk mendapatkan pupuk tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study entitled "Analysis of Ananas Comosus L. Merr Farming Income and Its Contribution to Farmer Household Income in Beluk Village, Belik District, Pemalang Regency". The results showed that: 1) The average income of ananas comosus l. merr farming in Beluk Village was IDR 24,766,459.00/one season, 2) The contribution of ananas comosus l. merr farming to farm household income was 45.66%, meaning that the contribution moderate between 35-70%, 3) The feasibility of ananas comosus l. merr farming based on the R/C ratio of 4.37> 1 means that the farming is feasible or profitable while based on the Break Even Point (BEP) analysis it meets the criteria where acceptance> BEP Price and Production>BEP Production so that ananas comosus l. merr farming is categorized as feasible or profitable. The implication of this research is that the government can conduct counseling related to the use of production factors such as the number of seeds and the use of appropriate fertilizers in accordance with standard operating procedures (SOP) regarding the cultivation of ananas comosus l. merr so that the plants are well nourished and produce quality production, farmers can make improvements ananas comosus l. merr quality by paying attention to standard operating procedures (SOP) determined to minimize the amount of low quality fruit production, and the government should give directions to ananas comosus l. merr farmers to work with breeders related to organic fertilizers in order to get more affordable prices thus minimizing production costs and providing certainty to get the fertilizer.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save