Home
Login.
Artikelilmiahs
40139
Update
ELNA ALMANISA CHAERISMA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, LAMA USAHA, INOVASI PRODUK, DAN JANGKAUAN PEMASARAN TERHADAP PRODUKSI UMKM SARUNG TENUN GOYOR KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sarung tenun goyor merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Pemalang. Kabupaten Pemalang menjadi daerah terbanyak penghasil komoditas sarung tenun goyor di Provinsi Jawa Tengah. Desa Wanarejan Utara menjadi daerah sentra penghasil sarung tenun goyor. Akan tetapi, adanya sentra tersebut tidak sejalan dengan jumlah produksi sarung tenun goyor yang mengalami fluktuasi dan trennya menurun. Produksi sarung tenun goyor masih menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan memiliki warna dan motif yang bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, lama usaha, inovasi produk, dan jangkauan pemasaran terhadap produksi sarung tenun goyor. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 59 dari 139 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sarung Tenun Goyor. Pemilihan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara secara langsung dengan bantuan kuesioner. Kemudian, teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa modal, tenaga kerja, dan inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi UMKM Sarung Tenun Goyor, sedangkan lama usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi UMKM Sarung Tenun Goyor. Tidak terdapat perbedaan rata-rata jumlah produksi sarung tenun goyor yang dipasarkan di dalam Kabupaten Pemalang dengan rata-rata jumlah produksi sarung tenun goyor yang dipasarkan di luar Kabupaten Pemalang. Implikasi penelitian ini yaitu untuk meningkatkan produksi sarung tenun goyor dapat dilakukan dengan kerja sama antara pihak Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang, pelaku UMKM Sarung Tenun Goyor, penjahit, dan masyarakat. Diskoperindag dapat berperan sebagai fasilitator pelaku UMKM seperti: pendampingan Kredit Usaha Rakyat (KUR), pelatihan keterampilan menenun, pelatihan kewirausahaan, dan penyelenggaraan pameran expo UMKM unggulan Kabupaten Pemalang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Goyor woven sarong is one of the superior products of Pemalang Regency. Pemalang Regency became the most producing area the goyor woven sarong commodity in Central Java Province. North Wanarejan Village is the center of the goyor woven sarong-producing area. However, the existence of this center area is not in line with the amount of goyor woven sarongs production that has fluctuated and also its decreased trend. The production of goyor woven sarongs still uses Non-Machine Looms (ATBM) and has a variety of colors and motifs. This study aims to analyze the effect of capital, labor, length of business, product innovation, and marketing reach on the production of goyor woven sarong. The data of this study used primary data. This study used sample of 59 out of 139 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) actors of Goyor Woven Sarong. The sampling technique used by the writer is a stratified random sampling method. Data collection techniques in this study were carried out using direct interview and also questionnaire. Then, the data in this study was analyzed through multiple linear regression. The result shows that capital, labor, and product innovation have a positive and significant effect on the production of Goyor Woven Sarong MSMEs, while the length of business has no significant effect on the production of Goyor Woven Sarong MSMEs. There is no difference between the average production of goyor woven sarongs marketed within Pemalang Regency and the average production of goyor woven sarongs marketed outside Pemalang Regency. The implication of this research is to increase the production of goyor woven sarongs, which can be done through cooperation between Cooperatives and Small and Medium Enterprise Office; Cooperative, Small and Medium Enterprise, Industry and Trade Office of Pemalang regency; MSME's actor of goyor woven gloves actors; tailors; and the community. The Cooperative, Small and Medium Enterprise, Industry and Trade Office of Pemalang Regency can act as a facilitator for MSMEs actors such as assistance for People's Business Credit (KUR), weaving skills training, entrepreneurship training, and organizing the exhibitions for superior MSMEs in Pemalang Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save