Home
Login.
Artikelilmiahs
40059
Update
ANISA SETIARINI
NIM
Judul Artikel
Analisis Usaha Mikro Mireng di Desa Kedungwringin Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mireng merupakan kerupuk dengan ciri khas berwarna kuning yang mempunyai bentuk seperti mie yang disusun bundar atau oval. Permasalahan yang dihadapi pemilik usaha selain faktor cuaca dan kenaikan harga bahan baku yaitu bagaimana mengalokasikan secara tepat faktor produksi yang terbatas serta melihat tingkat efisiensi dan pengaruhnya terhadap produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis : 1) pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi mireng di Desa Kedungwringin, 2) efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha mireng di Desa Kedungwringin, 3) keuntungan pada usaha mireng di Desa Kedungwringin. Penelitian ini dilakukan di Desa Kedungwringin dengan responden sebanyak 30 pemilik usaha mikro. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan menggunakan logaritma natural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal, tenaga kerja, dan jangkauan pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi mireng sedangkan untuk variabel lama usaha dan keahlian usaha tidak berpengaruh terhadap produksi mireng di Desa Kedungwringin, penggunaan input variabel modal dan jangkauan pemasaran untuk usaha mireng belum efisien kemudian untuk penggunaan input variabel tenaga kerja tidak efisien atau perlu dikurangi penggunaan inputnya, keuntungan rata-rata usaha mireng di Desa Kedungwringin sebesar Rp7.460.723, sehingga usaha mireng tersebut dikategorikan menguntungkan dan layak untuk terus dikembangkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mireng are crackers with the characteristic yellow color which are shaped like noodles arranged in a round or oval shape. The problems of business owners besides the weather factor and rising raw material prices are how to allocate production factors and analyze the level of efficiency and its effect on production. The purpose of this research is to analyze :1) the effect of production factors on the production of mireng in Kedungwringin Village, 2) the efficiency of the use of production factors in the mireng business in Kedungwringin Village, 3) profits in the mireng business in Kedungwringin Village. This research was conducted in Kedungwringin Village with 30 respondents as business owners. Data collection by using interviews using a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis using the Cobb-Douglas production function by using natural logarithms. The results of this study conclude that the variables of capital, labor, and marketing outreach have a positive and significant effect on production while the variables of business length and business expertise have not effect on production, the use of variable inputs for working capital and marketing outreach for businesses is not yet efficient or its use can still be increased, while the use of variable inputs for labor is inefficient or needs to be reduced in input use, the average business profit is IDR 7,460,723, so the business is categorized as profitable and feasible to continue to develop.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save