Home
Login.
Artikelilmiahs
39986
Update
ALIFTA GISKA FEBRIYANTI
NIM
Judul Artikel
DIPLOMASI BUDAYA KOREA SELATAN DALAM MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN CINA PASCA PENEMPATAN TERMINAL HIGH ALTITUDE AREA DEFENSE (THAAD) TAHUN 2016-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menganalisis mengenai efektivitas diplomasi budaya dalam masalah Terminal High Altitude Area Defense antara Korea Selatan, Cina dan Korea Utara. Dalam hal ini, Korea Selatan menggunakan diplomasi budayanya dalam mempersuasi Cina untuk menghapus peraturan pemerintah Cina mengenai pemboikotan ekonomi terhadap Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan tidak hanya diplomasi budaya Korea Selatan yang secara signifikan mempengaruhi keputusan Pemerintah Cina untuk meredakan konflik Terminal High Altitude Area Defense antara Korea Selatan dan Cina, di sisi lain terdapat kesepakatan krusial antara Korea Selatan dan Cina bernama Three NOs yang secara khusus memiliki dampak besar dalam penghapusan pemboikotan dan penyelesaian konflik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study analyze regarding the effectiveness of cultural diplomacy in Terminal High Altitude Area Defense problem among South Korea, China and North Korea. In this matter, South Korea used its cultural diplomacy in persuading China to abolish the Chinese government regulations regarding the Chinese government economic boycott of South Korea. The research shows its not purely South Korea’s Cultural Diplomacy particularly influencing China Government’s decision to close the Terminal High Altitude Area Defense conflict, on the other hand there is a crucial agreement between South Korea and China named Three NOs which particularly has a huge impact through the conflict resolution.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save