Home
Login.
Artikelilmiahs
39934
Update
NISA ROSANIS
NIM
Judul Artikel
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN INDONESIA PERIOD OF THE YEAR 1991 - 2021
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Produk Domestik Bruto, Nilai Tukar, Keterbukaan Perdagangan, Angkatan Kerja dan, Produktivitas Tenaga Kerja terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia dan untuk menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber. Menggunakan data time series, dengan teknik analisis data yaitu Error Correction Model (ECM) yang diikuti dengan uji asumsi klasik, uji F, uji t, uji koefisien determinasi (R2) serta uji elastisitas menggunakan Eviews 12 dan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: (1) Secara simultan, dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel Produk Domestik Bruto, Nilai tukar, Keterbukaan Perdagangan, Angkatan kerja dan Produktivitas tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment, (2) Secara parsial, dalam jangka pendek, Keterbukaan Perdagangan dan Produktivitas Tenaga Kerja berpengaruh positif signifikan, (3) Nilai Tukar berpengaruh negatif signifikan, (4) Produk Domestik Bruto tidak berpengaruh signifikan, (5) Secara parsial, dalam jangka panjang, Produk Domestik Bruto, Keterbukaan Perdagangan dan Produktivitas Tenaga Kerja berpengaruh positif signifikan, (6) sedangkan Nilai Tukar berpengaruh negatif signifikan, (7) Dalam jangka pendek dan jangka panjang, angkatan kerja tidak berpengaruh signifikan. (8) Variabel Produktivitas Tenaga Kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia periode tahun 1991-2021. Implikasi dalam penelitian ini adalah meningkatkan peran pemerintah dalam menciptakan iklim investasi, menjaga potensi dan stabilitas ekonomi serta bekerja sama dengan otoritas fiskal, moneter, dan keuangan untuk mempertahankan kepercayaan internasional dan menjaga nilai investasi tetap terkendali. Pemerintah harus mendorong pertumbuhan PDB, menjaga stabilitas dan volatilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan kegiatan ekonomi dengan mempermudah proses bagi produsen dalam negeri untuk menjual produknya di pasar internasional, mengembangkan dan menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan, program pelatihan, sertifikasi, untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas keterampilan, keahlian, dan kompetensi para pekerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research is to analyze the Gross Domestic Product, Exchange Rate, Trade Openness, Labor Force and, Labor Productivity variables affected Foreign Direct Investment and to analyze the variables have the most significant effect on Foreign Direct Investment in Indonesia. The data used in this study is secondary data obtained from various sources. Using time series data, the data analysis techniques used is the Error Correction Model (ECM) and followed by the classical assumption test, F-test, t-test, coefficient of determination and also elasticity test using Eviews 12 and Microsoft Excel. The results showed that (1) Simultaneously, both in the short and long term, Gross Domestic Product, Exchange Rates, Trade Openness, Labor Force and Labor Productivity variables have a significant effect on the Foreign Direct Investment, (2) then partially, in the short-term, Trade Opennes and Labor Productivity has a positive and significant effect, (3) Exchange rate has a negative and significant effect, (4) Gross Domestic Product didn’t have a significant effect, (5) In the long-term, the Gross Domestic Product, Trade Opennes and Labor Productivity has a positive and significant effect, (6) Exchange rate has a negative and significant effect (7) In the short-term and long-term, Labor force didn’t have a significant effect, and (8) Labor Productivity variable is the most influential variable on Foreign Direct Investment in Indonesia period of year 1991-2021. The implication of this research is enhancing the government's role in creating an investment climate, must to maintain economic potential and stability in collaboration with fiscal, monetary, and financial institutions in order to retain international trust and keep investment values under control. The government must promote GDP growth, maintain the rupiah exchange rate stability and volatility, increasing economic activity by easing the process for domestic producers to sell their products on the international market, developing and organizing various education activities, training programs, certification, to improve the quantity and quality of skills, expertise, and competencies for the labors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save