Home
Login.
Artikelilmiahs
39918
Update
SEKAR WINAHYU
NIM
Judul Artikel
Bentuk dan Faktor Penyebab Terjadinya Campur Kode pada Novel Amongraga Karya Ardian Kresna
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Winahyu, Sekar. 2023. “Bentuk dan Faktor Penyebab Terjadinya Campur Kode pada Novel Amongraga Karya Ardian Kresna” Skripsi. Purwokerto: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman. Campur kode sering terjadi pada komunikasi lisan ataupun tulis dalam masyarakat Indonesia, hal tersebut dikarenakan adanya kemajemukan bahasa yang terdapat di Indonesia. Adanya percampuran bahasa yang terdapat dalam penggalan dialog pada novel Amongraga karya Ardian Kresna dikarenakan para tokoh merupakan orang Jawa dan berbahasa Ibu atau bahasa utamanya adalah bahasa Jawa, sehingga di dalam tuturan bahasa Indonesia kerap menyisipkan kosakata berbahasa Jawa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya campur kode yang terdapat di dalam novel Amongraga karya Ardian Kresna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Amongraga karya Ardian Kresna, sedangkan data penelitian berupa penggalan dialog antartokoh yang memuat bentuk dan faktor penyebab terjadinya campur kode. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode padan referensial. Teknik dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pilah unsur penentu dengan teknik lanjutan yang digunakan yaitu teknik hubung banding memperbedakan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa bentuk campur kode pada novel Amongraga Karya Ardian Kresna terdiri dariempat bentuk yaitu campur kode berbentuk kata, campur kode berbentuk perulangan kata, campur kode berbentuk frasa, dan campur kode berbentuk idiom.Bentuk campur kode yang terdapat pada novel tersebut yaitu berupa ragam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Adapun faktor penyebab terjadinya campur kode pada novel Amongraga Karya Ardian Kresna terdiri dari lima faktor yaitu segi penggunaan istilah populer, segi pembicara dan pribadi pembicara, segi mitra bicara, segi topik, serta segi fungsi dan tujuan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Winahyu, Sekar. 2023. "Forms and Factors Causing Code Mixing in the novel Amongraga by Ardian Kresna". Thesis. Purwokerto: Faculty of Humanities, Jenderal Soedirman University. Code mixing often occurs in oral or written communication in Indonesian society, this is due to the plurality of languages in Indonesia. There is a mixture of languages contained in the dialogue fragments in the novelAmongraga by Ardian Kresna because the characters are Javanese and speak their mother tongue or the main language is Javanese, so that in Indonesian speech they often insert Javanese vocabulary. This study aims to describe the forms and factors that cause code mixing in the novelAmongraga by Ardian Kresna. This type of research is a qualitative descriptive research. The source of the data in this research is a novelAmongraga by Ardian Kresna, while the research data is in the form of fragments of inter-character dialogue which contains the forms and factors that cause code-mixing. The data collection method in this study uses the listening method using advanced techniques, namely the note-taking technique. The method used in this study is the referential equivalent method. The basic technique used in this study is the determinant element sorting technique with the advanced technique used, namely the comparison comparison technique. Based on the results of the analysis that has been carried out by researchers, it can be concluded that the form of code mixing in the novelAmongragaArdian Kresna work consists of five forms, namely code mixing in the form of words, code mixing in the form of repetition of words, code mixing in the form of phrases, code mixing in the form of idioms, and code mixing in the form of clauses. The form of code mixing found in the novel is in the form of Javanese and Indonesian languages. The factors that cause code mixing in the novelAmongragaArdian Kresna work consists of seven factors, namely the limitations in the use of the code, the use of popular terms, the speaker's and the speaker's personality, the speaker's perspective, the topic aspect, the function and purpose aspect, and the mode aspect.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save