Home
Login.
Artikelilmiahs
39865
Update
FAJRI LINTANG TIMUR
NIM
Judul Artikel
UJI PERFORMANSI SISTEM IRIGASI TETES UNTUK BUDIDAYA TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.) PADA SKALA POLYBAG TANAH MARGINAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peningkatan produktivitas tanaman seraiwangi yang memiliki potensi dan nilai ekonomi yang tinggi serta dapat tumbuh di berbagai kondisi lahan. lahan marginal merupakan lahan yang dapat digunakan untuk budidaya seraiwangi, dengan mengoptimalkan pegelolaan irigasi tepat dan pemupukan berimbang pada lahan marjinal untuk meningkatkan produktivitas seraiwangi dengan kajian yang komprehensif dan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performansi teknis dan fungsional dari penerapan variasi debit dan jadwal irigasi tetes terhadap pertumbuhan tanaman serai wangi dan menentukan debit dan jadwal irigasi yang efektif dan efisien untuk budidaya tanaman seraiwangi pada skala polybag tanah marjinal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 taraf perlakuan, yaitu variasi jadwal irigasi [per hari (TI1), per 3 hari (TI3), per 5 hari (TI5)] dan lama pemberian air selama 5 menit yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati antara lain variabel performansi irigasi tetes [debit irigasi, SU, EU, dan flushing velocity] dan variabel pertumbuhan serai wangi [Tinggi tanaman dan berat biomaasa kering]. Data pengamatan dianalisis secara statistik (ANOVA,∝=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal irigasi berpengaruh nyata terhadap nilai debit dan flushing velocity dengan nilai optimal debit 0,388 L/menit dan v sebesesar 0,098 m/s. dilihat dari pertumbuhan dan produktivitas air tanaman nilai optimal terdapat pada TI3 dengan 0,0148 g/ml menghasilkan berat kering 114 gram dan tinggi tanaman 101,3 cm. Jadwal irigasi per 5 hari (TI5) sangat potensial untuk diaplikasikan pada budidaya serai wangi lahan marjinal
Abtrak (Bhs. Inggris)
Increased productivity of lemongrass plants that have high potential and economic value and can grow in various land conditions. Marginal land is land that can be used for lemongrass cultivation, by optimizing proper irrigation management and balanced fertilization on marginal land to increase lemongrass productivity with a comprehensive and strategic study.This study aims to determine the technical and functional performance of the application of discharge variations and drip irrigation schedules to the growth of citronella plants and determine effective and efficient discharge and irrigation schedules for the cultivation of lemongrass plants on a marginal soil polybag scale. The study was conducted using the Complete Randomized Design (RAL) method with 2 levels of treatment, namely variations in irrigation schedules [per day (TI1), per 3 days (TI3), per 5 days (TI5)] and the duration of water administration for 5 minutes which was repeated 3 times. The variables observed included drip irrigation performance variables [irrigation discharge, SU, EU, and flushing velocity] and citronella growth variables [Plant height and dry biomass weight]. Observational data were analyzed statistically (ANOVA,∝=0.05). The results showed that the irrigation schedule had a significant effect on the value of discharge and flushing velocity with an optimal discharge value of 0.388 L / min and v of 0.098 m / s. judging from the growth and water productivity of plants the optimal value was found in TI3 with 0.0148 g / ml resulting in a dry weight of 114 grams and a plant height of 101.3 cm. The irrigation schedule per 5 days (TI5) has the potential to be applied to the cultivation of citronella on marginal lands.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save