Home
Login.
Artikelilmiahs
39790
Update
FAIRUZ SYIFA
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN DAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pengaturan dan bentuk perlindungan hukum pasien dan masyarakat dalam pelayanan kefarmasian di apotek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan analitis dan pendekatan konseptual. Spesifikasi dari penelitian ini adalah inventarisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto dengan menggunakan data sekunder serta metode analisis isi dan analisis perbandingan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa taraf sinkronisasi hukum pengaturan perlindungan hukum pasien dan masyarakat dalam pelayanan kefarmasian di apotek dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia telah menunjukkan adanya sinkronisasi vertikal. Artinya bahwa peraturan perlindungan hukum pasien dan masyarakat dalam pelayanan kefarmasian di apotek dengan derajat lebih rendah telah didasrkan pada peraturan yang memiliki derajat yang lebih tinggi. Bentuk perlindungan hukum pasien dan masyarakat dalam pelayanan kefarmasian meliputi: jaminan pengaturan perlindungan pasien dan masyarakat dari penggunaan obat yang tidak rasional, jaminan pengaturan ketersediaan sumber daya kefarmasian yang berorientasi kepada keselamatan pasien dan masyarakat, jaminan pengaturan perlindungan pasien dan masyarakat dalam memperoleh sediaan farmasi dan jasa kefarmasian, jaminan pengaturan pasien dan masyarakat mendapatkan pelayanan kefarmasian sesuai standar, jaminan pengaturan kerahasiaan kesehatan pasien dan masyarakat, jaminan pengaturan memperoleh pertolongan pertama dalam keadaan gawat darurat atau bencana, jaminan pengaturan memperoleh informasi tentang data kesehatan diri, jaminan pengaturan distribusi obat secara merata dan terjangkau bagi kepentingan masyarakat, jaminan pengaturan ganti rugi atas kesalahan atau kelalaian dalam pemberian pelayanan kefarmasian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research purpose is to observe the synchronization of regulations and forms of patient and public’s legal protection in pharmaceutical care at pharmacies. This research uses normative juridical research methods with statutory approach, analytical approach, and conceptual approach. The research specifications used are legal inventory, and in concreto legal findings using secondary data as well as content analysis and comparative analysis methods. Based on the research results, it can be conluded that the legal protection of patient and public in pharmaceutical care at pharmacies in Indonesian laws and regulations has shown the level of vertical synchronization. This means that regulations of patient and public legal protection in pharmaceutical care at pharmacies with a lower degree have been based on regulations that have a higher degree. The forms of patient and public legal protection in pharmaceutical care at pharmacies includes: guaranteed regulation for protecting patients and the public from irrational drug use, guaranteed regulation for the availability of pharmaceutical resources that are oriented towards patient and community safety, guaranteed regulation for patient and public protection in obtaining pharmaceutical preparations and pharmaceutical care, guaranteed regulation for patients and the public to receive pharmaceutical care according standards, guarantees for patient and public health confidential regulation, guaranteed regulation for obtaining first aid in emergencies or disasters, guaranteed regulation for obtaining information about personal health data, guaranteed regulation for the distribution of drugs evenly and affordable for the benefit of the community, guaranteed regulation for compensation for errors or negligence in the provision of pharmaceutical care.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save