Home
Login.
Artikelilmiahs
39758
Update
THOHAROH LAILI NAFSIH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGENAI HUKUM PERAWATAN ORTODONTI DALAM ISLAM DENGAN PERSEPSI PENERIMAAN PERAWATAN ORTODONTI (Studi pada Tenaga Pendidik Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Maloklusi merupakan kondisi penyimpangan oklusi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pengunyahan, estetika, dan berbicara. Maloklusi dapat dikoreksi dengan melakukan perawatan ortodonti. Angka kejadian maloklusi di Indonesia yang masih tinggi belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk melakukan perawatan ortodonti. Kesadaran dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan persepsi masyarakat mengenai perawatan ortodonti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mengenai hukum perawatan ortodonti dalam Islam dengan persepsi penerimaan perawatan ortodonti pada tenaga pendidik pondok pesantren modern. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel penelitian adalah sebanyak 50 orang tenaga pendidik. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang telah dinyatakn valid dan reliabel setelah diujikan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan mengenai hukum perawatan ortodonti dalam Islam dengan persepsi penerimaan perawatan ortodonti (p < 0,05, CC = 0,497). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna dengan tingkat keeratan hubungan sedang antara pengetahuan mengenai hukum perawatan ortodonti dalam Islam dengan persepsi penerimaan perawatan ortodonti pada tenaga pendidik Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Malocclusion is a deviation from the normal occlusion that causes masticatory, esthetic, and speech function disorders. Malocclusion can be corrected by orthodontic treatment. The high prevalence of malocclusion in Indonesia has not been followed by public awareness to perform orthodontic treatment. Awareness can be influenced by people's knowledge and perceptions regarding orthodontic treatment. This study aims to determine the correlation between knowledge about the laws of orthodontic treatment in Islam and the acceptance perception of orthodontic treatment among modern Islamic boarding school teachers. This research method is analytical observational with a cross-sectional approach. The population of this study was the teachers at the Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok Modern Islamic Boarding School. The research sample was selected using the simple random sampling technique with inclusion and exclusion criteria. The number of research samples was 50 teachers. Data collection was carried out using an instrument in the form of a questionnaire which was declared valid and reliable after being tested. Data analysis was performed using the chi-square test. The analysis results show a significant correlation between knowledge about the laws of orthodontic treatment in Islam and the acceptance perception of orthodontic treatment (p < 0.05, CC = 0.497). This study concludes that there is a significant correlation with a moderate level of closeness between knowledge about the laws of orthodontic treatment in Islam and the acceptance perception of orthodontic treatment in teachers at the Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok Modern Islamic Boarding School.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save