Home
Login.
Artikelilmiahs
39752
Update
SYIFA MUTHIA YASMEEN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUPLEMENTASI SELENIUM YEAST DAN VITAMIN E PADA PAKAN AYAM NIAGA PETELUR TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian “Pengaruh Suplementasi Selenium Yeast dan Vitamin E pada Pakan Ayam Niaga Petelur terhadap Jumlah Leukosit dan Diferensial Leukosit” telah dilaksanakan pada 28 September—23 November 2022, bertempat di Eksperimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dan Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi selenium yeast dan vitamin E pada pakan terhadap jumlah leukosit dan diferensial leukosit ayam niaga petelur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur. Materi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam niaga petelur strain Hyline Brown sebanyak 100 ekor berumur 94 minggu. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan selenium yeast dan vitamin E yang terdiri atas P0 = kontrol (pakan basal), P1 = pakan basal + 100 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P2 = pakan basal + 150 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P3 = pakan basal + 100 mg/kg selenium yeast + 200 mg/kg vitamin E, dan P4 = pakan basal + 150 mg/kg selenium yeast + 200 mg/kg vitamin E. Peubah yang diukur meliputi jumlah leukosit dan diferensial leukosit. Analisis data menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil rataan jumlah leukosit yaitu 26,04 ± 10,81 x 103/µl sampai dengan 32,99 ± 2,55 x 103/µl. Hasil rataan heterofil yaitu 50,2 ± 5,17 % sampai dengan 54 ± 6,24 %. Hasil rataan eosinofil yaitu 7,4 ± 1,82 % sampai dengan 11 ± 2,24 %. Hasil rataan basofil yaitu 0,6 ± 0,54 % sampai dengan 1,4 ± 0,89 %. Hasil rataan limfosit yaitu 29,8 ± 6,61 % sampai dengan 34 ± 3,80 %. Hasil rataan monosit yaitu 4,2 ± 1,92 % sampai dengan 7,4 ± 3,29 %. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi selenium yeast dan vitamin E berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap jumlah leukosit dan diferensial leukosit. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi selenium yeast dan vitamin E dapat mempertahankan status fisiologi dan kesehatan ayam berdasarkan jumlah leukosit dan diferensial leukosit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research "The Effect of Selenium Yeast and Vitamin E Supplementation on Laying Hens Feed on Total and Differential Leukocyte Counts" was carried out on September 28-November 23, 2022, at Experimental Farm, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and blood analysis at Clinical Pathology Laboratory, Faculty of Veterinary Medicine, Gadjah Mada University, Yogyakarta. The study aimed to determine the effect of supplementation selenium yeast and vitamin E to feed on total and differential leukocyte counts of laying hens. The research design used was a completely randomized design consisting of 5 treatments and 5 replications, so that there were 25 experimental units. Each experimental unit consisted of 4 laying hens. The research material used in this study was 100 laying hens of the Hyline Brown strain aged 94 weeks. The treatments given were the supplementation of selenium yeast and vitamin E consisting of P0 = control (basal feed), P1 = basal feed + 100 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P2 = basal feed + 150 mg/kg selenium yeast + 100 mg/kg vitamin E, P3 = basal feed + 100 mg/kg selenium yeast + 200 mg/kg vitamin E, and P4 = basal feed + 150 mg/kg selenium yeast + 200 mg/kg vitamin E. The variables measured included total and differential leukocyte counts. Data analysis used analysis of variance (ANOVA). The average of leukocytes was 26,04 ± 10,81 x 103/μl to 32,99 ± 2,55 x 103/μl. The average of heterophile was 50,2 ± 5,17 % to 54 ± 6,24 %. The average of eosinophil was 7,4 ± 1,82 % to 11 ± 2,24 %. The average of basophils was 0.6 ± 0.54 % to 1.4 ± 0.89 %. The average of lymphocytes was 29,8 ± 6,61 % to 34 ± 3,80 %. The average of monocytes was 4,2 ± 1,92 % to 7,4 ± 3,29 %. The results of analysis of variance showed that selenium yeast and vitamin E supplementation had no significant effect (P > 0.05) on total and differential leukocyte counts. It can be concluded that supplementation selenium yeast and vitamin E can maintain the physiological and health status of hens based on total and differential leukocyte counts.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save