Home
Login.
Artikelilmiahs
39703
Update
FANY RIZQI MUBAROK
NIM
Judul Artikel
PERBANDINGAN ANALISIS EKONOMI DI KANDANG MITRA PT. CEMERLANG UNGGAS LESTARI KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui produktivitas dari peternakan plasma di PT. Cemerlang Unggas Lestari Kabupaten Kebumen, dengan melakukan analisis ekonominya, yaitu pada kandang milik Masjud Hariyanto dan Tony Wahyudi. Materi dan Metode. Jenis ternak yang dibudidayakan adalah ayam broiler dengan strain ross yang didapat dari hatchery melalui PT. Cemerlang Unggas Lestari. Kandang Masjud Haryanto B memiliki populasi ternak sebanyak 73.528 ekor sedangkan kandang Tony Wahyudi memiliki populasi ternak sebanyak 70.195 ekor. Metode yang digunakan saat penelitian yaitu metode observasi, dilakukan pengamatan secara langsung pada dua peternakan ayam broiler berbeda dengan analisis data yang terdiri dari analisis ekonomi. Analisis ekonomi terdiri dari perhitungan total biaya produksi, penerimaan dan pendapatan yang diperoleh, rasio R/C, titik impas usaha (BEP), periode pengembalian modal (PP). Hasil. Penelitian Peternakan plasma PT. Cemerlang Unggas Letari Kebumen menunjukkan bahwa kandang Masjud Haryanto B dengan populasi 73.528 ekor memiliki biaya tetap sebesar Rp. 21.046.500 dan biaya variabel sebesar Rp. 2.483.633.799. Penerimaan kandang Masjud Haryanto B sebesar Rp 257.239.875. BEP harga Rp 18.463 /Kg dengan rataan penjualan ayam broiler Rp 20.295/Kg dan BEP produk 135.659,44 Kg dengan tonase yang dihasilkan 135.862,6 Kg. Rasio R/C kandang Masjud Haryanto B adalah 1,1. perhitungan Pay Back Periode pada kandang Masjud Haryanto B menunjukkan angka 25,28. Sedangkan kandang Tony Wahyudi dengan populasi 70.195 ekor memiliki memiliki biaya tetap sebesar Rp. 29.175.200 dan biaya variable sebesar Rp. 2.426.533.739. Penerimaan kandang Tony Wahyudi sebesar 105.002.085. BEP harga Rp 19.762/Kg dengan rataan penjualan ayam broiler adalah Rp 20.409/Kg dan BEP produk 124.264,19 Kg dengan tonase yang dihasilkan 124.260 Kg. Rasio R/C kandang Tony Wahyudi 1,04. perhitungan Pay Back Periode pada kandang Tony Wahyudi menunjukkan angka 62,91. Simpulan. Dari segi Rasio R/C menunjukkan nilai >1, yaitu pada kandang Masjud Haryanto B menunjukkan nilai R/C 1,1 dan kandang Tony Wahyudi dengan nilai R/C 1,04 yang berarti bahwa usaha peternakan ayam broiler di kedua kandang dapat dikatakan layak untuk dilanjutkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. The purpose of this study was to determine the productivity of plasma farms in PT Cemerlang Unggas Lestari Kebumen Regency, by conducting an economic analysis, namely in cages owned by Masjud Hariyanto and Tony Wahyudi. Materials and Methods. The type of livestock cultivated is broiler chickens with ross strains obtained from the hatchery through PT Cemerlang Unggas Lestari. The Masjud Haryanto B cage has a livestock population of 73,528 while the Tony Wahyudi cage has a livestock population of 70,195. The method used during the research is the observation method, direct observation is carried out on two different broiler farms with data analysis consisting of economic analysis. Economic analysis consists of calculating total production costs, revenue and income earned, R/C ratio, business break-even point (BEP), payback period (PP). Results. The research of PT Cemerlang Unggas Letari Kebumen partner farm showed that the Masjud Haryanto B cage with a population of 73,528 heads had fixed costs of Rp. 21,046,500 and variable costs of Rp. 2,483,633,799. The revenue of the Masjud Haryanto B cage amounted to IDR 257,239,875. BEP price of Rp 18,463 / Kg with average broiler sales of Rp 20,295 / Kg and BEP product 135,659.44 Kg with tonnage produced 135,862.6 Kg. The R/C ratio of the Masjud Haryanto B cage is 1.1. The calculation of the Pay Back Period in the Masjud Haryanto B cage shows a figure of 25.28. While Tony Wahyudi's cage with a population of 70,195 heads has a fixed cost of Rp. 29,175,200 and a variable cost of Rp. 2,426,533,739. Tony Wahyudi's cage revenue amounted to 105,002,085. BEP price of Rp 19,762/Kg with average broiler sales is Rp 20,409/Kg and BEP product 124,264.19 Kg with tonnage produced 124,260 Kg. The R/C ratio of Tony Wahyudi's cage is 1.04. The calculation of the Pay Back Period at Tony Wahyudi's cage shows 62.91. Conclusion. In terms of R / C ratio, it shows a value> 1, namely in the Masjud Haryanto B cage showing an R / C value of 1.1 and Tony Wahyudi's cage with an R / C value of 1.04, which means that the broiler farming business in both cages can be said to be feasible to continue.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save