Home
Login.
Artikelilmiahs
39678
Update
ESTER AMELIA SILALAHI
NIM
Judul Artikel
Keanekaragaman dan Distribusi Jambu Biji (Psidium guajava L.) di Kecamatan Sumbang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jambu biji berasal dari Amerika Tengah yang kemudian penyebarannya berkembang dengan baik dan sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan distribusi jambu biji yang ada di Kecamatan Sumbang serta hubungan kemiripan dari kultivar jambu biji. Metode pengambilan sampel yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui keanekaragaman dan distribusi, sedangkan untuk mengetahui hubungan kemiripan dari jambu biji menggunakan software MEGA X. Penelitian dilakukan pada 5 desa di Kecamatan Sumbang yaitu Desa Karanggintung, Banjarsari Kulon, Silado, Kebanggan, dan Gantadapa. Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan 7 kultivar P. guajava yaitu P. guajava “Merah”, P. guajava “Putih”, P. guajava “Kristal Putih”, P. guajava “Kristal Merah”, P. guajava “Australia”, P. guajava “Bangkok” dan P. guajava “Getas Merah”. Berdasarkan hubungan kemiripan P. guajava “Merah” memiliki hubungan kemiripan yang paling dekat dengan kultivar P. guajava “Putih” dengan nilai indeks disimilaritas 0,222. P. guajava “Australia” memiliki hubungan kemiripan yang paling jauh dengan P. guajava “Bangkok”, P. guajava “Kristal Putih” dan P. guajava “Kristal Merah” dengan nilai indeks disimilaritas masing-masing 0,667.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Psidium Guajava comes from Central America which then its distribution develops well and reaches Southeast Asia including Indonesia. Guava plants are fruits that are in great demand by the public, because of their distinctive taste and have benefits as a source of vitamins. The purpose of this study was to determine the diversity and distribution of guava in Sumbang District as well as the relationship between similarities of guava cultivars. The sampling method carried out in this study uses a survey method with a sampling technique by purposive sampling. Data analysis was carried out descriptively to determine diversity and distribution, while to determine the similarity relationship of guava using the UPGMA (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) method with MEGA X software. The study was conducted from January 2023 to February 2023. The research was conducted in 5 villages in Sumbang District, namely Karanggintung, Banjarsari Kulon, Silado, Kebanggan, and Gantadapa Villages. Based on the results of observations found 7 cultivars of Psidium guajava yaitu P. guajava “Merah”, P. guajava “Putih”, P. guajava “Kristal Putih”, P. guajava “Kristal Merah”, P. guajava “Australia”, P. guajava “Bangkok” dan P. guajava “Getas Merah”. Based on the similarity relationship, P. guajava “Merah” has the closest similarity relationship with the cultivar P. guajava “Putih” with a disimilarity index value of 0.222. P. guajava “Australia” has the most distant similarity with P. guajava “Bangkok”, P. guajava “Kristal Putih” and P. guajava “Kristal Merah” with disimilarity index values of 0.667 each.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save