Home
Login.
Artikelilmiahs
39652
Update
EKA NUR CAHYANINGRUM
NIM
Judul Artikel
STUDI KOMPARASI FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP CAKUPAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG 1 KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Salah satu upaya penunjang yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi permasalahan diare yang masih banyak terjadi di Indonesia adalah pemberian bantuan sarana jamban sehat. Sumbang merupakan salah satu kecamatan di Banyumas dengan angka cakupan jamban sehat yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap cakupan kepemilikan jamban sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1. Metodologi: Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain penelitian studi komparatif di Desa Karanggintung dan Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang. Populasi yang digunakan yaitu seluruh kepala keluarga dan sampel yang digunakan sebanyak 113 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified proportional random sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel status ekonomi (p value 0,004; OR 4,125), tingkat pendapatan keluarga (p value 0,028; OR 2,589), dan budaya BABS masyarakat (p value 0,000; OR 10,455). Kesimpulan: Budaya BABS masyarakat memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap cakupan kepemilikan jamban sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: One of the supporting efforts made by the government to overcome Diarrhea in Indonesia is the provision of healthy latrine facilities. Sumbang is one of the sub-districts in Banyumas with a high coverage of healthy latrines. However, there are still villages with latrine coverage below 60%. This study aims to determine what factors influence the coverage of healthy latrine ownership in the Working Area of the Sumbang 1 Health Center. Methods: The research using a quantitative observational analytic research design with a comparative study research design in Karanggintung and Kebanggan, Sumbang District. The population used is all heads of families and the sample used is 113 people. The sampling technique used was stratified proportional random sampling. Data analysis performed was univariate analysis, bivariate analysis, and multivariate analysis. Results: The results showed that there was a relationship between economic status variables (p value 0.004; OR 4.125), family income level (p value 0.028; OR 2.589), and the culture of open defecation in society (p value 0.000; OR 10.455). Conclusion: The culture of open defecation in the community has the most significant influence on the coverage of healthy latrine ownership in the Working Area of the Sumbang 1 Health Center, Banyumas Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save