Home
Login.
Artikelilmiahs
39464
Update
RAHMAHWATI NURAZIZAH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Biokultur pada Air Minum terhadap Konsumsi Pakan dan Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH) Domba Ekor Gemuk
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bobot badan merupakan parameter produktivitas utama pada domba sebagai ternak potong. Biokultur adalah cairan prebiotik yang dibuat dari rempah-rempah dan buah-buahan yang diekstrak dan dilarutkan bersama larutan gula dan probiotik starter. Biokultur dipercaya mampu meningkatkan performa dan produktivitas domba. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pemberian biokultur pada air minum terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot harian domba. Domba ekor gemuk jantan umur 12 bulan sebanyak 18 ekor dipelihara selama 6 minggu. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 3 perlakuan dengan 6 kali ulangan sebanyak 6 ekor sampel. Perlakuan terdiri dari P0: 60% rumput odot + 40% konsentrat (kontrol);P1: kontrol + 0.5% biokultur;dan P2: kontrol + 1% biokultur. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biokultur pada air minum terhadap konsumsi pakan berpengaruh signifikan P<0.05. Semakin tinggi pemberian level biokultur maka konsumsi pakan semakin tinggi. Sebaliknya, pemberian biokultur tidak berpengaruh nyata pada pertambahan bobot badan harian P>0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa biokultur dapat meningkatkan konsumsi pakan, namun belum mampu meningkatkan pertambahan bobot badan harian domba ekor gemuk.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Body weight is the main productivity parameter in sheep as a beef cattle. Bioculture is a prebiotic that is made from spices and fruits which are extracted and dissolved with mollases and probiotic starter. Bioculture is believed to be able to increase the performance and productivity of sheep. This research was conducted to examine the effect of giving bioculture to drinking water on feed consumption and average daily gain for sheep. Twelve months old male fat tail sheep as many as 18 were reared for 6 weeks. The research method used was experimental with a Cross Random Design (CRD), consisting of 3 treatments with 6 replications of 6 samples. The treatment consisted of P0: 60% odot grass + 40% concentrate (control); P1: control + 0.5% bioculture; and P2: control + 1% bioculture. The data were analyzed using Kruskal Wallis test. The results showed that the addition of bioculture in drinking water had a significant effect on consumption P<0.05. The higher the level of bioculture, the higher the feed consumption. On the other hand, giving bioculture had no significant effect on average daily gain of sheep P>0.05. This study shows that bioculture can increase feed consumption, but has not been able to increase the average daily gain of fat-tailed sheep.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save