Home
Login.
Artikelilmiahs
39460
Update
LIYA AMELIYAH
NIM
Judul Artikel
KELAYAKAN FINANSIAL DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI MANISAN MANGGA KERING (Studi Kasus UMKM Intan Manisan Kabupaten Cirebon)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui biaya, pendapatan, laba, dan kelayakan finansial agroindustri manisan mangga pada UMKM Intan Manisan, 2) mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan mangga menjadi manisan mangga kering pada UMKM Intan Manisan. Penelitian ini dilakukan di Agroindustri Olahan Mangga, UMKM Intan Manisan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon dengan menggunakan metode studi kasus yang melibatkan sembilan responden, yaitu semua pihak yang terlibat dalam agroindustri manisan mangga. Lokasi penelitian dipilih secara purposive berbasis UMKM Intan Manisan merupakan satu-satunya agroindustri olahan mangga di Desa Astapada dan telah meraih penghargaan omzet penjualan terbanyak tahun 2019 dalam lingkup Kabupaten Cirebon dalam rangka UMKM Upgrade Class oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) UMKM Intan Manisan dalam satu bulan menghasilkan 450 kilogram manisan mangga kering dengan harga jual Rp80.000 per kilogram, membutuhkan total biaya Rp17.987.459, memperoleh pendapatan Rp36.000.000, BEP pendapatan memperoleh Rp6.735.441, BEP produk 84 kilogram dan rasio R/C 1,65 berarti agroindustri manisan mangga layak karena menguntungkan 2) produksi manisan mangga memiliki besar nilai tambah Rp21.329 per kilogram atau 53 persen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to: 1) determine the costs, revenues, profits, and financial feasibility of candied mango agroindustry in MSMEs Intan Manisan, 2) find out the added value obtained from processing mangoes into candied dried mangoes in MSMEs Intan Manisan. This research was carried out in the Mango Processed Agro-industry, MSMEs Intan Manisan, Tengah Tani District, Cirebon Regency using the case study method involving nine respondents, namely all parties involved in the candied mango agro-industry. Research location is choses purposively based on MSMEs Intan Manisan is the only mango-processed agro-industry in Astapada Village and has won the award for the most sales turnover in 2019 within the scope of Cirebon Regency in the context of MSME Upgrade Class by the Cooperative and MSME Office of Cirebon Regency. The results showed that 1) MSMEs Intan Manisan in one month produced 450 kilograms of dried candied mangoes with a selling price of Rp80.000 per kilogram, requiring a total cost of Rp17.987.459, obtaining revenue of Rp36.000.000, BEP of revenues obtaining Rp6.735.441, BEP of products 84 kilograms and an R/C ratio of 1,65 means that the candied mango agro-industry is feasible because it is profitable 2) the production of dried candied mangoes has a large added value of Rp21.329 per kilogram or 53 percent.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save