Home
Login.
Artikelilmiahs
3945
Update
ANITA FEBRIANTI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEMANIS BUATAN SAKARIN DAN SIKLAMAT PADA MINUMAN ES YANG DIJUAL DI SD WILAYAH KECAMATAN PURWOKERTO UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sakarin dan siklamat merupakan zat pemanis buatan yang tidak memiliki kalori, dan biasanya dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus sebagai pengganti pemanis alami. Akan tetapi kini sakarin dan siklamat banyak ditambahkan didalam minuman es oleh pedagang di sekolah dasar dan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan serta kadar sakarin dan siklamat serta perbedaan kadar sakarin dan siklamat dalam minuman es terhadap faktor predisposisi (tingkat pendidikan, pengetahuan), faktor pendukung (harga, kemudahan mendapatkan) dan faktor penguat (pengawasan, penyuluhan). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunkan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 30 pedagang minuman es pada SD Wilayah Kecamatan Puwokerto Utara Kabupaten Banyumas dengan uji t test independent. Berdasarkan hasil laboratorium 30 sampel mengandung sakarin dan siklamat dengan kadar maksimum sakarin sebesar 261,31 mg/l dan kadar maksimum siklamat 90,33mg/l, semua sampel memenuhi syarat karena dibawah batas maksimum yaitu 300mg/l. Hasil uji t test independent tidak ada perbedaan kadar sakarin dan siklamat pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, tidak ada perbedaan kadar sakarin dan siklamat pada tingkat pengetahuan baik dan kurang baik . Melihat tidak ada perbedaan kadar sakarin dan siklamat pada tingkat pendidikan dan pengetahuan disarankan perlu adanya membentuk pengetahuan dan kesadaran mengenai pemanis buatan dan dampak kesehatan, serta perlu adanya pengawasan terhadap penggunaan sakarin dan siklamat pada pedagang jajanan anak sekolah terutama pedagang minuman es.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Saccharin and cyclamate is an artificial sweetener substance that has no calories, and usually consumed by diabetics mellitus as a substitute for natural sweetener.However, now saccharin and cyclamate are commonly added in iced drinks by sellers at Elementary School and consumed by Elementary School students. This study aims to determine the content and amounts of saccharin and cyclamate and also the amount differences of saccharin and cyclamate in iced drinks to predisposing factors (level of education, knowledge), supporting factors (price, ease of obtaining) and reinforcing factors (control, counseling). This research was analytical study by using cross-sectional approach. The research samples were 30 iced drinks seller at Elementary Schools on the district of Northern Purwokerto with independent t-test. Based on the laboratory results, 30 samples contained saccharin and cyclamate with saccharin maximum levels of 261.31 mg/l and maximum levels of cyclamate was 90.33 mg/l. All samples were eligible for having under maximum limit.The test results of independent t test showed no difference in the levels of saccharin and cyclamate on elementary and secondary education level, there was no difference in the levels of saccharin and cyclamate neither on the level of good nor less. Noticing that there was no difference in the levels of saccharin and cyclamate on the level of education and knowledge, it was necessary to form the knowledge and awareness about artificial sweeteners and the health impacts, and the need for controlling the use of saccharin and cyclamate at school snack sellers, chiefly iced drinks sellers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save