Home
Login.
Artikelilmiahs
39391
Update
NAUFAL FARRAS
NIM
Judul Artikel
Analisis Sektor Basis dan Prospeknya di Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara Tahun 2012-2021
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilandasi karena nilai PDRB Provinsi Maluku Utara adalah yang terendah dibandingkan nilai PDRB provinsi lain di Indonesia, kemudian dari segi pertumbuhan ekonominya selama 2012-2021 mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor basis dan sektor nonbasis, serta sektor basis dan prospektif seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara selama 2012-2021. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pemangku kebijakan dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data sekunder meliputi data PDRB pada tingkat kabupaten/kota dan provinsi di Provinsi Maluku Utara. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis Static Location Quotient (SLQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pada sektor basis dan sektor nonbasis di antara daerah kabupaten dan kota, daerah kabupaten lebih dominan pada Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; sedangkan daerah kota lebih dominan pada Sektor Pengadaan Listrik dan Gas; Konstruksi; Jasa Perusahaan; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib; dan Jasa Pendidikan; kemudian untuk sektor nonbasis, daerah kabupaten lebih dominan pada Sektor Pengadaan Listrik dan Gas; Transportasi dan Pergudangan; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Informasi dan Komunikasi; Jasa Keuangan dan Asuransi; Jasa Perusahaan; dan Jasa Lainnya, sedangkan daerah kota lebih dominan pada Sektor Pertambangan dan Penggalian; serta Industri Pengolahan 2) sektor basis dan prospektif yang paling dominan di kabupaten/kota Provinsi Maluku Utara merupakan Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Implikasi dari penelitian ini yaitu sektor yang tergolong basis dan prospektif setiap daerah dapat dikembangkan, karena lebih mempercepat proses peningkatan pembangunan dan pendapatan daerah. Salah satu upaya pemanfaatan sektor basis dan prospektif adalah pemerintah daerah terkait dapat merancang kebijakan yang mendukung sektor tersebut, sehingga dapat terjadi multiplier effect dan dapat mendorong sektor-sektor lainnya untuk terus berkembang, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The background of this research is the GDRP value of North Maluku Province is lowest compared to others province in Indonesia. In terms of economic growth in North Maluku Province from 2012 to 2021 is fluctuate. This research aims to analyze the base and nonbase sector, and prospective base sector during 2012-2021. This research hopes can be useful for the government or policy makers in designing sectoral policies in North Maluku Province. This research uses secondary data such as GDRP data at the regencies/cities and provincial levels in North Maluku Province during 2012-2021. Analysis techniques used is Static Location Quotient (SLQ) and Dynamic Location Quotient (DLQ). The result of this research shows:1) there are differences in the base and nonbase sectors in the regencies and cities, where the regencies are more dominant in the Agriculture, Forestry, and Fisheries Sector; while the cities are more dominant in the Electricity and Gas Procurement; Construction; Corporate Services; Government Administration, Defense, and Compulsory Social Security; and Education Services Sectors; then for nonbase sectors, the regencies are more dominant in the Electricity and Gas Procurement; and Transportation and Warehousing Sectors, Provision of Accommodation and Drinking Meals; Information and Communication; Financial and Insurance Services; Corporate Services; and Other Services, while the cities are more dominant in the Mining and Quarrying; and Processing Industry Sectors 2) the majority of base and prospective sectors in every regencies/cities in North Maluku Province is Agriculture, Forestry, and Fisheries. The implication of this research is that sectors classified as base and prospective for each region can be developed, because it accelerates the process of increasing development and regional income. One of the efforts to utilize the basic and prospective sectors is that the relevant local government can design policies that support the sector, so that a multiplier effect can occur and can encourage other sectors to continue to develop, so as to improve the regional economy of the regencies/cities in North Maluku Province.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save