Home
Login.
Artikelilmiahs
39363
Update
RADITYA RIZKI NUGROHO
NIM
Judul Artikel
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN TOTO GELAP HONGKONG DI WILAYAH HUKUM POLRES KOTA BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penegakan hukum adalah suatu usaha untuk menanggulangi kejahatan secara rasional, memenuhi rasa keadilan dan berdaya guna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penegakan hukum tindak pidana perjudian toto gelap Hongkong dan faktor penghambat dalam penegakan hukum tindak pidana perjudian toto gelap Hongkong di Polres Kota Banyumas. Metode yang digunakan merupakan penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis dan data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Penegakan hukum tindak pidana perjudian toto gelap Hongkong di wilayah hukum Polres Kota Banyumas dilakukan dengan tindakan preventif dan tindakan represip. Tindakan preventif, melalui cara : memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mengadakan patroli. Tindakan represif adalah tindakan yang dilakukan berwujud suatu penanganan kasus yang masuk sesuai dengan aturan yang ada, antara lain : melakukan penyelidikan, melakukan penyidikan, penangkapan, penggeledahan dan penyitaan, penahanan dan melimpahkan Berkas Perkara Dan Tersangka Ke Kejaksaan. Faktor-faktor penghambat dalam penegakan hukum kasus tindak pidana perjudian toto gelap Hongkong di Polres Kota Banyumas adalah faktor hukum tidak ada hambatan, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas, faktor masyarakat, dan faktor kebudayaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Law enforcement is an attempt to tackle crime rationally, fulfill a sense of justice and be efficient. In the context of tackling crime against various means as a reaction that can be given to perpetrators of crime, in the form of criminal and non-criminal law facilities, which can be integrated with one another. This study aims to analyze and describe the law enforcement of the Hong Kong illegal toto gambling crime and the inhibiting factors in law enforcement of the Hong Kong illegal toto gambling crime at the Banyumas City Police. The method used in this research is a sociological juridical approach and the data used are secondary data and primary data. The data obtained will be connected to each other which will then be adjusted to the subject matter to be studied and analyzed using the deductive-inductive method. The results of this study indicate that: The law enforcement of the Hong Kong illegal toto gambling crime in the jurisdiction of the Banyumas City Police is carried out by preventive and repressive measures. Preventive actions, by way of: providing counseling to the community, conducting patrols. Repressive actions are actions taken in the form of handling incoming cases in accordance with existing rules, including: carrying out investigations, carrying out investigations, arrests, searches and confiscations, detains and transfers case files and suspects to the Attorney General's Office. The inhibiting factors in law enforcement in the Hong Kong illegal toto gambling crime case at the Banyumas City Police are legal factors (legislation), law enforcement factors, facilities or facilities, community factors, and cultural factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save