Home
Login.
Artikelilmiahs
39334
Update
MUHAMAD TAUFIK RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH LAMA PENYINARAN CAHAYA BUATAN LIGHT EMITING DIODE DAN VARIETAS TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUDIDAYA BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebutuhan benih bawang merah perhektar yaitu 3 hingga 7,5 kilogram sedangkan jika mneggunakan bibit umbi bisa membutuhkan 1,5 ton per hektar, maka penggunaan benih dapat mengurangi modal usaha. Bawang merah merupakan tanaman yang memerlukan cahaya optimum hingga 18 jam serta terjaga dari serangan hama dan penyakit untuk hasil yang maksimal, sehingga perlu lingkungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan intensitas cahaya lampu LED dan varietas tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini dilakukan pada ruang tertutup dengan kondisi yang sudah diseuaikan. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terpisah, uji lanjut Duncan’s Multiple range test (DMRT). Perlakuan yang diujikan adalah lama penyinaran sebagai petak utama yang terdiri atas 3 tingkatan yaitu lama penyinaran 12 jam, lama penyinaran 14 jam, dan lama penyinaran 16 jam. Perlakuan varietas bawang merah sebagai petak sekunder yang terdiri atas 3 tingkatan yaitu varietas tuktuk, varietas Sanen, varietas Lokananta, perlakuan diulang sebanyak 3 kali. penelitian menunjukan variabel lama penyinaran berpengaruh nyata pada variabel pertumbuhan dan hasil bawang merah kecuali jumlah daun. Lama penyinaran 16 jam menunjukan pertumbuhan tanaman lebih baik sedangkan lama penyinaran 14 jam pertumbuhan tanaman lebih sedikit, tetapi semua variabel lama penyinaran tidak berpengaruh nyata pada jumlah daun yang dihasilkan. Variabel varietas bawang merah menunjukan hasil berpengaruh sangat nyata disetiap variabel yang diamati dengan varietas lokananta menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan varietas tuktuk dan sanen. Interaksi antara perlakuan dalam penelitian ini tidak menunjukan pengaruh nyata pada setiap variabel
Abtrak (Bhs. Inggris)
The need for red onion seeds per hectare is 3 to 7.5 kilograms, while using tuber seeds can require 1.5 tons per hectare, so using seeds can reduce business capital. Red onion are plants that require optimum light for up to 18 hours and are protected from pests and diseases for maximum results, so they need an environment that can be adapted to the needs of red onion plants. This study aims to determine the effect of the treatment of LED light intensity and plant varieties on the growth and yield of red onions. This research was conducted in a closed room with adjusted conditions. This study used a split plot design, further testing Duncan's Multiple range test (DMRT). The treatment tested was irradiation duration as the main plot which consisted of 3 levels, namely irradiation duration of 12 hours, irradiation duration of 14 hours, and irradiation duration of 16 hours. The treatment of red onion varieties as secondary plots consisted of 3 levels, namely tuktuk, Sanen, Lokananta, the treatment was repeated 3 times. The study showed that the irradiation duration variable had a significant effect on red onion growth and yield variables except for the number of leaves. The 16-hour irradiation period showed better plant growth while the 14-hour irradiation period showed less plant growth, but all the irradiation duration variables had no significant effect on the number of leaves produced. The red onion variety variable showed very significant results in each variable observed with the lokananta variety showing better results than the tuktuk and sanen varieties. The interaction between the treatments in this study did not show a significant effect on each variable
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save