Home
Login.
Artikelilmiahs
39254
Update
LIA ADELIA
NIM
Judul Artikel
Analisis Dampak Pandemi Terhadap Pendapatan Keluarga Pemilik Usaha Tape Ketan di Kabupaten Kuningan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sejak adanya pandemi Covid-19 dan adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Seluruh objek wisata yang berada di Kuningan memutuskan untuk menutup sementara usahanya. Hal ini mengakibatkan permintaan pasar tape ketan mengalami penurunan yang drastis serta berdampak kepada usaha tape ketan khas Kuningan. Penelitian ini bertujuan 1). Menganalisis berapa penurunan pendapatan pemilik usaha tape ketan selama Pandemi Covid-19 dibandingkan dengan sebelum Pandemi Covid-19, 2). Menganalisis apakah ada perubahan pendapatan per kapita pemilik usaha tape ketan sebelum dan sesudah Pandemi Covid-19. 3). Bagaimana tingkat kesejahteraan pemilik usaha tape ketan di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kuningan dengan jumlah responden sebanyak 38 pemilik usaha tape ketan. Penelitian menggunakan data primer dengan melakukan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Normalitas dan Uji Beda Rata – rata. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukan bahwa Pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan pendapatan, serta pendapatan per kapita pemilik usaha tape ketan dengan nilai negative ranks sebesar 38. Sedangkan untuk tingkat kesejahteraan pemilik usaha tape ketan di Kabupaten Kuningan sesudah adanya pandemi Covid-19 mengalami penurunan dibandingkan sebelum adanya Pandemi Covid-19. Dimana untuk kategori sejahtera, sebelum pandemi sebanyak 36 orang menjadi 16 orang sesudah adanya pandemi atau mengalami penurunan sebesar 44% Pemerintah serta dinas terkait mampu menyelenggarakan pendampingan dan pelatihan kepada pemilik usaha tape ketan seputar pemasaran digital untuk meningkatkan produksi sehingga pemilik usaha tape tidak memproduksi tape ketan dengan hanya mengandalkan pesanan dari pelanggan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Since the Covid-19 pandemic and the implementation of large-scale social restrictions. All tourist attractions in Kuningan decided to temporarily close their businesses. This resulted in a drastic decline in market demand for sticky rice and had an impact on the Kuningan sticky tape business. This research aims 1). Analyzing how much the income of the owner of the sticky tape business decreased during the Covid-19 Pandemic compared to before the Covid-19 Pandemic, 2). Analyze whether there has been a change in the per capita income of the sticky tape business owner before and after the Covid-19 Pandemic. This research was conducted in Kuningan Regency with a total of 38 respondents as glutinous tape business owners. The research used primary data by observing and interviewing using a questionnaire. Then the data obtained were analyzed using the Normality Test and the Average Difference Test. The results of the study using the Wilcoxon Signed Ranks test showed that the Covid-19 pandemic resulted in a decrease in income, as well as per capita income of sticky rice business owners with a negative rank value of 38. As for the level of welfare of sticky tape business owners in Kuningan Regency after the Covid-19 pandemic has decreased compared to before the Covid-19 Pandemic. Where for the prosperous category, before the pandemic there were 36 people to 16 people after the pandemic or decreased by 44%. The government and related agencies to be able to provide assistance and training to tape glutinous business owners regarding digital marketing to increase production so that tape business owners do not produce sticky tape by relying only on orders from customers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save