Home
Login.
Artikelilmiahs
39237
Update
NUR ROCHMAH FITRIYANTI
NIM
Judul Artikel
CAPAIAN KINERJA PEJABAT LELANG DALAM PELAKSANAAN LELANG DI KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG (KPKNL) PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lelang turut menyumbang penerimaan negara dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lelang. Pemasukan KPKNL Purwokerto sebesar Rp 3.690.557.687,00, ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Keterampilan dan kemampuan khususnya bagian lelang yaitu pejabat lelang perlu diperhatikan untuk peningkatan pelayanan, melalui kontrak kinerja sebagai dasar penilaian kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian kinerja pejabat lelang KPKNL Purwokerto berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan serta menganalisis kendala yang dihadapi dalam capaian kinerjanya. Metode dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah bahan sekunder dan bahan primer. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder (kepustakaan dan dokumentasi) dan data primer (wawancara). Data disusun secara sistematis dan logis dengan analisis kualitatif didukung hasil wawancara dengan pihak terkait. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kinerja pejabat lelang KPKNL Purwokerto dalam menjalankan kinerjanya sudah tercapai karena Indeks Kinerja Utama cascading peta Kepala Kantor yang diturunkan kepada Pejabat fungsional pelelang memenuhi ekspektasi sesuai status kinerja Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan dengan perolehan nilai lebih dari 100%. Kendala yang dihadapi oleh Pejabat Lelang dalam melakukan kinerja belum aktif mempromosikan pengumuman lelang melalui media sosial.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The auction also contributes to state revenue from auction Non-Tax State Revenue (PNBP). The Purwokerto KPKNL income was IDR 3,690,557,687.00, this shows quite satisfactory results. Skills and abilities, especially in the auction section, namely auction officials, need to be considered for service, improvement through performance contracts as a basis for performance evaluation. This study aims to analyze the performance achievements of KPKNL Purwokerto auction officials based on Minister of Finance Decree No. 467/KMK.01/2014 concerning Performance Management within the Ministry of Finance and to analyze the obstacles encountered in achieving their performance. The method in this study is normative juridical with qualitative descriptive specifications. Sources of data used are secondary materials and primary materials. Methods of data collection using secondary data (library and documentation) and primary data (interviews). The data is arranged systematically and logically with qualitative analysis supported by the results of interviews with related parties. Can be concludedbased on the results of research and discussion, the performance of KPKNL auction officialsPurwokerto in carrying out its performance has been achieved because of the Performance IndexThe main cascading map is the Head of Office which is passed on to functional Officersthe auctioneer meets expectations according to the performance status of the Decree of the Minister of FinanceRepublic of Indonesia Number 467/KMK.01/2014 concerning Performance Management inMinistry of Finance environment with a score of more than 100%. Constraintfaced by Auction Officials in carrying out performance has not been activePromote auction announcements through social media.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save