Home
Login.
Artikelilmiahs
39221
Update
DITA AMALIA KARUSI
NIM
Judul Artikel
Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Ketajaman Penglihatan Pada Pekerja Wig Bagian Produksi di CV Bintang Rema Utama Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Salah satu bidang pekerjaan yang para pekerjanya berisiko mengalami penurunan ketajaman penglihatan yaitu pembuat rambut palsu. Proses produksi rambut palsu (wig) beresiko menyebabkan gangguan ketajaman penglihatan karena mata selalu berakomodasi kuat dan fokus terhadap objek. Tujuan penelitian adalah untuk meneliti faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketajaman penglihatan pada pekerja wig bagian produksi di CV. Bintang Rema Utama Purwokerto. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan bagian produksi wig di CV. Bintang Rema Utama sebanyak 150 orang. Jumlah sampel sebanyak 105 orang menggunakan random sampling. Variabel yang digunakan yaitu usia, faktor genetik, screen time, masa kerja, jarak mata ke objek dan intensitas pencahayaan. Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuesioner dan pengukuran ketajaman penglihatan menggunakan snellen chart, pengukuran jarak mata ke objek menggunakan meteran dan pengukuran intensitas pencahayaan dengan luxmeter. Analisis data menggunakan chi square dan uji regresi logistik. Hasil Penelitian: Ketajaman penglihatan normal sebanyak 28 orang (26,7%). Ketajaman penglihatan tidak normal sebanyak 77 orang dengan kategori gangguan ketajaman ringan 28 orang (26,7%), gangguan ketajaman sedang 31 orang (29,5%) dan gangguan ketajaman berat 18 orang (17,1%). Variabel yang berpengaruh adalah screen time (POR = 50,171). Simpulan: Variabel yang berpengaruh terhadap ketajaman penglihatan adalah screen time dengan POR = 50,171. Saran: Mengurangi aktivitas screen time dan memperbaiki pencahayaan yang tidak sesuai standar pencahayaan. Bekerja dengan jarak mata ke objek > 30 cm. Kata Kunci: Ketajaman penglihatan, screen time, rambut palsu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Backgrounds: One line of work where workers are at risk of experiencing a decrease in visual acuity is making wigs. The process of producing wigs has the risk of causing impaired visual acuity because the eyes always accommodate strongly and focus on objects. The purpose of this study was to determine the factors that influence visual acuity in wig production workers at CV. Star Rema Utama Purwokerto. Methods: This research was observational analytic using cross sectional approach. The population in this study are employees of the wig production section at CV. Bintang Rema Utama as many as 150 people The total sample is 105 people using random sampling. The variables used are age, genetic factors, screen time, length of work, eye distance to the object and lighting intensity. Collecting data using interviews with questionnaires. Collecting data using interviews with questionnaires and measuring visual acuity using a snellen chart, measuring the distance of the eye to an object using a meter and measuring the intensity of light with a luxmeter. Data analysis using chi square and logistic regression test. Result: Normal visual acuity was 28 people (26.7%). Abnormal visual acuity was 77 people with mild visual acuity category 28 people (26.7%), moderate visual acuity disorder 31 people (29.5%) and severe visual acuity disorder 18 people (17.1%). Variable that influence is screen time (OR = 50,171). Conclusion: The variable that affects visual acuity is screen time with POR = 50.171. Suggestion: Reduce screen time activity and correcting lighting that does not match lighting standards. Working with eye to object distance > 30 cm. Keywords: Visual acuity, screen time, wig.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save