Home
Login.
Artikelilmiahs
39177
Update
KHOERUL MIZANI
NIM
Judul Artikel
AGIHAN STATUS HARA N TANAH DAN SERAPAN N OLEH TANAMAN PADI SAWAH DI KECAMATAN RAWALO, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Unsur hara dibutuhkan dalam jumlah banyak yang sering disebut dengan unsur hara makro, unsur hara makro terbagi menjadi dua yaitu unsur hara makro primer (N, P, dan K) dan unsur hara makro sekunder (Ca, Mg, dan S). Unsur hara yang penting bagi tanaman adalah Nitrogen. Nitrogen merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman, karena perannya dalam memacu pertumbuhan vegetatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Agihan unsur hara N di dalam tanah dan serapan N oleh tanaman padi sawah di Kecamatan Rawalo. (2) Menentukan hubungan antar N tanah dengan serapan N oleh tanaman dan hasil tanaman padi sawah di Kecamatan Rawalo. (3) Menentukan rekomendasi pupuk N untuk meningkatkan hasil tanaman padi sawah di Kecamatan Rawalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Pada setiap titik pengamatan diambil sampel daun dan 5 sampel tanah terganggu (disturbed sample) pada kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm. Sampel tanah terganggu tersebut kemudian dicampur untuk mendapatkan sampel tanah komposit yang mewakili satuan lahan tertentu. Sampel komposit dan sampel daun tersebut kemudian digunakan untuk analisis laboratorium pada berbagai sifat tanah yang dibutuhkan. Agihan N total tanah di daerah penelitian termasuk dalam harkat timggi- sangat tinggi yaitu antara 0,70- 1,51 %. Sedangkan serapan N berkisar 1,95 – 2,60 mgN/daun. Korelasi antara serapan N oleh tanaman dan N total tanah di daerah penelitian pada SLH 1 menunjukan nilai yang positif dengan nilai koefisien 0.6334 sedangkan nilai koefisien pada SLH 2 yaitu R² 0.4188. Rekomendasi pupuk yang dapat diberikan yaitu pada SLH 1 yang memiliki kandungan unsur hara N relatif tinggi dengan harkat sangat tinggi, maka tidak perlu di berikan rekomendasi pemupukan sedangkan pada titik pengamatan 4 pada SLH 2 yaitu desa sanggerman, dapat diberikan penambahan pupuk N sebesar 23kgN/ha atau diberikan pupuk urea sebesar 50kg/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Macro-nutrients are divided into two, namely primary macro-nutrients (N, P, and K) and secondary macro-nutrients (Ca, Mg, and S). An important nutrient for plants is nitrogen. Nitrogen is a nutrient that is needed by plants because of its role in spurring vegetative growth. This study aims to (1) Know the distribution of N nutrients in the soil and the uptake of N by paddy rice plants in Rawalo District. (2) Determine the relationship between soil N with N uptake by plants and yield of paddy rice plants in Rawalo District. (3) Determine the recommendation of N fertilizer to increase the yield of paddy rice plants in Kecamatan Rawalo. The method used in this research was survey method. At each observation point, leaf samples and 5 disturbed soil samples were taken at a depth of 0-25 cm and 25-50 cm. The disturbed soil samples were then mixed to obtain composite soil samples representing a particular land unit. The composite samples and leaf samples were then used for laboratory analysis on various soil properies required. The distribution of total soil N in the study area is included in the very high level, which is between 0.70-1.51%. While N uptake ranged from 1.95 - 2.60 mgN/leaf. The correlation between N uptake by plants and total soil N in the study area at SLH 1 showed a positive value with a coefficient value of R² 0.6334 while the coefficient value at SLH 2 was R² 0.4188. Fertilizer recommendations that can be given are in SLH 1 which has a relatively high N nutrient content with a very high value, so there is no need to give fertilizer recommendations while at observation point 4 in SLH 2, namely Sanggerman village, additional N fertilizer of 23kgN/ha or urea fertilizer of 50kg/ha can be given.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save