Home
Login.
Artikelilmiahs
39104
Update
YUSAN DAMARA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Pengawasan Pusat dan Daerah Dalam Pengembangan Obyek Wisata Gunung Galunggung Kabupaten Tasikmalaya
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dn tidaknya hubungan pengawasan pusat dan daerah dalam pengembangan obyek wisata gunung galunggung Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena hubungan pengawasan antara pusat dan daerah sebagai pengurus salah satu obyek wisata di Kabupaten Tasikmalaya khususnya wisata gunung galunggung. Wisata Gunung Galunggung merupakan kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi pariwisata sangat menonjol. Keindahan alam dan kearifan masyarakat lokal yang mampu menarik daya tarik wisata, secara administratif kawasan Gunung Galunggung dikelola oleh Perum Perhutani dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, akan tetapi pada tahun 2014 Perhutani obyek wisata gunung galunggung resmi dilimpahkan kepada Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) yang lebih khusus mengelola wisata, sedangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menunjuk Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya untuk mewakilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan pengawasan KBM dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya dalam pengelolaan wisata Gunung Galunggung. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana hubungan pengawasan pusat dan daerah dalam pengawasan wisata Gunung Galunggung, kemudian Apa upaya yang dilakukan KBM dengan Dinas Pariwisata dalam pengawasan perkembangan wisata Gunung Galunggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Hubungan pengawasan KBM dengan Dinas pariwisata dalam pengembangan obyek wisata Gunung Galunggung berjalan dengan baik dan sangat bekerjasama dalam pengelolaan baik retribusi maupun sarana prasarana
Abtrak (Bhs. Inggris)
The results of this research article aim to determine whether there is a relationship between central and regional supervision in the development of Galunggung Mountain tourism objects, Tasikmalaya Regency. This research is motivated by the phenomenon of the supervisory relationship between the center and the regions as administrators of one of the tourism objects in Tasikmalaya Regency, especially Mount Galunggung tourism.Galunggung Mountain Tourism is a highland area that has very prominent tourism potential. The natural beauty and wisdom of the local community which is able to attract tourist attractions, administratively the Mount Galunggung area is managed by Perum Perhutani and the Regional Government of Tasikmalaya Regency, but in 2014 Perhutani the Galunggung mountain tourism object was officially delegated to a more specific Independent Business Unit (KBM). managing tourism, while the Regional Government of Tasikmalaya Regency appointed the Tasikmalaya Regency Tourism Office to represent it. This study aims to find out how the relationship between KBM supervision and the Tasikmalaya Regency Tourism Office is in managing Mount Galunggung tourism. The formulation of the problem in this study is how is the relationship between central and regional supervision in monitoring Mount Galunggung tourism, then what are the efforts made by the KBM and the Tourism Office in supervising the development of Mount Galunggung tourism. This study used descriptive qualitative method. The data used are primary data and secondary data. The research results obtained are the relationship between supervision of the KBM and the tourism office in the development of Mount Galunggung tourism objects that are going well and are very cooperative in managing both fees and infrastructure.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save