Home
Login.
Artikelilmiahs
39092
Update
ARRIZKI MAULANA MAJID
NIM
Judul Artikel
KAJIAN AGIHAN UNSUR HARA N DAN SERAPANNYA PADA TANAMAN PADI SAWAH DI SUB DAS PONGGAWA DAS SERAYU KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Produktivitas padi di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga dari tahun 2012 hingga 2019 mengalami kenaikan dan penurunan produksi. Naik turunnya produktivitas padi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antar lain varietas padi yang ditanam, teknik budidaya, hama dan penyakit tanaman, serta lingkungan. Selain itu, naik turunnya produktivitas padi juga disebabkan oleh faktor lain. Faktor yang berpengaruh juga terhadap produktivitas padi adalah ketersediaan unsur hara, terutama unsur hara N. Oleh sebab itu, melihat hasil produksi padi yang naik turun setiap tahun, maka perlu dilakukannya penelitian mengenai status unsur hara N pada lahan sawah di Kecamatan Kalimanah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah: 1) mengetahui agihan (distribusi) unsur hara nitrogen pada lahan sawah yang digunakan untuk tanaman padi sawah di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga 2) mengetahui hubungan antara kandungan unsur hara nitrogen di lahan sawah dan serapan nitrogen dengan hasil tanaman padai sawah di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga 3) mengetahui kebutuhan pupuk nitrogen lahan sawah pada budidaya tanaman padi di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah dengan pertanaman padi di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah/Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2022 sampai bulan April 2022. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah contoh tanah dari lahan sawah pertanaman padi dari setiap titik pengamatan, peta administrasi, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan, peta kelerengan, dan bahan kimia untuk analisis kimia tanah di laboratorium. Alat yang digunakan pada penelitian ini untuk pembuatan peta yaitu laptop, software ArcGIS 10.3, dan printer. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata status unsur hara nitrogen di lahan sawah Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga sebesar 0,84 dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hubungan antara N-total tanah dengan hasil tanaman padi memiliki korelasi positif sebesar 0,048. Hubungan antara N-total tanah dengan Serapan N tanaman memiliki korelasi yang lemah sebesar 0,329. Rekomendasi pemupukan N di lokasi penelitian hanya untuk titik 11 yaitu sebesar 150,48 kg/ha setara dengan 327,13 kg urea.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The objectives of this study were: To determine the distribution of nitrogen nutrients in paddy fields used for lowland rice plants in Kalimanah Subdistrict, Purbalingga Regency, the relationship between nitrogen nutrient content in paddy fields and nitrogen uptake with crop yields in paddy fields in Kalimanah District. , Purbalingga Regency, the need for nitrogen fertilizer for rice fields in rice cultivation in Kalimanah District, Purbalingga Regency. This research was carried out in paddy fields with rice cultivation in Kalimanah District, Purbalingga Regency. Soil samples were analyzed at the Laboratory of Soil Science/Land Resources, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. This research was carried out from January 2022 to April 2022. The materials used in this study were soil samples from rice paddy fields from each observation point, administrative maps, soil type maps, land use maps, slope maps, and chemicals for analysis. soil chemistry in the laboratory. The tools used in this research for making maps are laptops, ArcGIS 10.3 software, and printers. The results showed that the average value of nitrogen nutrient status in the rice fields of Kalimanah District, Purbalingga Regency was 0.84 and was included in the very high category. The relationship between N-total soil and rice yields has a positive correlation of 0.048. The relationship between N-total soil and plant N uptake has a weak correlation of 0.329. The recommendation for N fertilization at the study site was only for point 11, which was 150.48 kg K/ha equivalent to 327.13 kg of urea.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save