Home
Login.
Artikelilmiahs
39033
Update
IKHSAN ABDILLAH
NIM
Judul Artikel
Pemetaan Mangrove Menggunakan Foto Udara dengan Metode Object Based Image Analysis (OBIA) di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ekosistem mangrove di Dusun Bulaksetra, Pangandaran mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan karena akibat dari pembukaan tambak, infrastruktur pembangunan, pencemaran lingkungan, dan bencana alam seperti tsunami pada tahun 2006. Terjadinya peristiwa tersebut maka perlu dilakukan monitoring untuk melihat peta sebaran luasan mangrove. Salah satu teknik yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi drone yang dinilai lebih efisien dan fleksibel. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan mangrove berdasarkan analisis dengan metode Object Based Image Analysis (OBIA) yang dihasilkan dari citra drone di Desa Babakan, Pangandaran. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebaran mangrove dengan drone menggunakan metode analisis OBIA di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran memiliki luas area 2,78 ha yang terdapat di daerah muara sungai dengan spesies Rhizophora apicullata yang paling mendominasi. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan bagi penulis maupun pembaca dan dapat dijadikan sebagai acuan referensi untuk penelitian selanjutnya serta dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara mudah dalam mengakses informasi mengenai kondisi luasan hutan mangrove di Desa Babakan, Pangandaran, Jawa Barat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The mangrove ecosystem in Bulaksetra Hamlet, Pangandaran was damaged. Due to the consequences of opening ponds, infrastructure development, environmental pollution, and natural disasters such as the tsunami in 2006. When those events occur, it is necessary to monitor to see maps of the mangrove distribution areas. One technique that could be done is to utilize drone technology which considered more efficient and flexible. Therefore, this study aims to map mangrove areas based on analysis using the Object-Based Image Analysis (OBIA) method generated from drone images in Babakan Village, Pangandaran. The results of this study indicated that the distribution of mangroves using the OBIA analysis method in Babakan Village, Pangandaran Regency has an area of 2.78 hektare which located in the estuary area with the most dominant species of Rhizophora apicullata. The benefits of this research are expected to be able to develop insight for writers and readers and could be used as a reference for further research and provide information to the public to easily access the information about condition of mangrove areas in Babakan Village, Pangandaran, West Java.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save