Home
Login.
Artikelilmiahs
38998
Update
BUNGA PUSPITA ANGGRAENI
NIM
Judul Artikel
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI KENTANG DI KECAMATAN KARANGREJA, KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Komoditas kentang merupakan salah satu tanaman pangan yang paling banyak diproduksi di Kecamatan Karangreja khususnya di Desa Serang dan Desa Kutabawa. Permasalahan yang sering dijumpai pada usahatani kentang di Kecamatan Karangreja yaitu penggunaan faktor produksi yang belum optimal sehingga berdampak pada biaya produksi yang seringkali menjadi hambatan bagi petani kentang karena tidak jarang ditemukan bahwa kenaikan produksi tidak menghasilkan pendapatan yang sesuai dengan korbanan waktu, tenaga kerja dan biaya yang dikeluarkan. Petani kentang juga tidak akan lepas dari kemungkinan gagalnya produksi karena cara budidaya yang belum tepat dan penggunaan faktor produksi yang diduga belum efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap hasil produksi kentang dan menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani kentang di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap produksi kentang dan analisis efisiensi alokatif (harga) dari penggunaan faktor-faktor produksi menggunakan analisis NPMx/Px = 1. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa lahan kentang, bibit, dan pupuk organik berpengaruh nyata terhadap hasil produksi kentang di Kecamatan Karangreja. Faktor produksi lahan dan pupuk organik belum mencapai efisien secara harga (alokatif) sehingga penggunaannya masih dapat ditingkatkan sampai batas perbandingan nilai produk marjinal dan biaya korbanan marjinalnya sama dengan satu. Faktor produksi lain seperti bibit tidak efisien secara harga (alokatif) yang berarti penggunaannya sudah berlebihan sehingga perlu adanya pengurangan penggunaan faktor produksi tersebut untuk mencapai tingkat efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Potato commodity is one of the most widely produced food crops in Karangreja District, especially in Serang Village and Kutabawa Village. The common problem that often occur are the use of production factors is not optimal which impacts production cost and becomes an obstacle for potato farmers because it is not uncommon to find that increased production does not generate income by the sacrifice of time, work and costs incurred. Potato farmers will also not be separated from the possibility of product failure due to improper cultivation methods and the use of production factors is allegedly inefficient. This study aims to analyze the effect of production factors on potato production and the efficiency level in the use of production factors in potato farming in Karangreja District, Purbalingga Regency. The sampling method used in this study is a survey using simple random sampling with a sample of 50 people. The analysis data used in this research is the Cobb-Douglas production function to determine the effect of production factors on potato production and the allocative efficiency (price) analysis of the use of production factors using NPMx/Px = 1 anylisis. The results indicate that potato fields, seeds, and organic fertilizers have a significant effect on potato production in Karangreja District. The production factors of land and organic fertilize haven’t yet reached efficiency price (allocative) so it can be increased to the limit that the ratio of the value of the marginal product and the cost of the marginal factor is equal to one. Other factors such as seeds, are not price efficient (allocative) which means their use is excessive, so it is necessary to reduce the use of these production factors to achieve an efficiency level.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save