Home
Login.
Artikelilmiahs
38989
Update
VIO RISNA MARHANI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Pemberian Promosi Kesehatan Mengenai Antibiotik Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pkk Di Desa Canggu Kabupaten Lampung Selatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Permasalahan resistensi antibiotik yang terus meningkat di berbagai negara termasuk Indonesia terjadi akibat penggunaan antibiotik yang kurang bijak. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam menggunakan antibiotik secara bijak adalah promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan dan peningkatan pengetahuan dan sikap Ibu PKK sebelum dan sesudah mendapatkan pomosi kesehatan. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi experimental dengan pendekatan pre-test and post-test design with control group, dengan 25 responden kelompok intervensi dan 24 responden kelompok kontrol. Kuesioner pada penelitian diberikan secara langsung menggunakan media angket atau google form. Promosi kesehatan dilakukan selama 4 minggu dengan pemberian intervensi berupa video, e-booklet, dan infografis. Analisis data untuk mengetahui perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji mann whitney dan uji independent sample t-test. Untuk peningkatan pengetahuan dan sikap sesudah promosi kesehatan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian : Tidak terdapat perbedaan pengetahuan (p-value 0,711) dan sikap (p-value 1.000) sebelum promosi kesehatan dan terdapat perbedaan pengetahuan (p-value 0,001) dan sikap (p-value 0,004) setelah dilakukan promosi kesehatan. Terdapat peningkatan pengetahuan (p-value 0,001) dan sikap (p-value 0,003) setelah dilakukan promosi kesehatan pada kelompok intervensi. Kesimpulan : Promosi kesehatan menggunakan video, e-booklet, dan infografis signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap Ibu PKK mengenai antibiotik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The problem of antibiotic resistance which continues to increase in various countries including Indonesia occurs due to the use of antibiotics that are not wise enough. One effort to increase knowledge and attitudes in using antibiotics wisely is a health promotion. This study aims to determine the differences and increase in knowledge and attitudes of members PKK before and after receiving health promotion. Methods: The design of this study was a quasi-experimental approach with a pre-test and post-test design with a control group, with 25 respondents in the intervention group and 24 respondents in the control group. Questionnaires in research are given directly using media Google forms or questionnaire. Health promotion is carried out for 4 weeks by providing interventions in the form of videos, e-booklets, and infographics. Data analysis to determine differences between the intervention group and the control group used the Mann Whitney test and the independent sample t-test. To increase knowledge and attitudes after health promotion using the Wilcoxon test. Results: There is no difference in knowledge (p-value 0.711) and attitude (p-value 1.000) before health promotion and there is a difference in knowledge (p-value 0.001) and attitude (p-value 0.004) after health promotion. There was an increase in knowledge (p-value 0.001) and attitude (p-value 0.003) after health promotion was carried out in the intervention group. Conclusion: Health promotion using videos, e-booklets, and infographics is significant for increasing the knowledge and attitudes of member PKK regarding antibiotics.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save