Home
Login.
Artikelilmiahs
38985
Update
SIJI ZAINUN ANAMI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS TREND POPULASI DAN PEMETAAN WILAYAH BASIS PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU DI KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Analisis Trend Populasi dan Pemetaan Wilayah Basis Pengembangan Ternak Kerbau di Kabupaten Pemalang. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2022 di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Menganalisis trend populasi ternak kerbau selama 10 tahun terakhir di Kabupaten Pemalang; (2) Menyusun pemetaan wilayah basis pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Pemalang. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan data sekunder sebagai data utama. Penetapan sampel wilayah dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria kecamatan dengan indeks analisis LQ > 1. Populasi ternak kerbau dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis LQ. Hasil penelitian menunjukkan populasi ternak kerbau di Kabupaten Pemalang pada tahun 2021 yaitu sebanyak 8.267 ST dan ternak ruminansia yaitu 48.027 ST. Trend populasi ternak kerbau selama 10 tahun terakhir yaitu pada tahun 2012-2021 mengalami penurunan. Hasil analisis trend ternak kerbau di Kabupaten Pemalang mengikuti persamaan regresi y = 8.940,7 - 125,7x yang artinya bahwa titik awal populasi ternak kerbau di Kabupaten Pemalang adalah 8.940 ST dan mengalami penurunan sebanyak 125 ST/tahun. Kecamatan basis untuk pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Pemalang berdasarkan indeks LQ (> 1) yaitu Kecamatan Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Pemalang, Taman, dan Ulujami. Disimpulkan bahwa trend populasi ternak kerbau dalam 10 tahun terakhir yaitu pada tahun 2012-2021 mengalami penurunan. Basis pengembangan ternak kerbau berada di Kecamatan Pemalang, Bodeh, Taman, Randudongkal, Bantarbolang, dan Ulujami.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Population Trends Analysis and Mapping of Buffalo Livestock Development Base Areas in Pemalang Regency. The research was conducted from November to December 2022 in Pemalang Regency, Central Java Province. The aims of this study were: (1) To analyze the trend of the buffalo population in the last 10 years in Pemalang Regency; (2) Compile a mapping of the buffalo livestock development base area in Pemalang Regency. The research was conducted using a survey method with secondary data as the main data. Area samples were determined using purposive sampling method based on district criteria with an analysis index of LQ > 1. The population of buffaloes was analyzed using simple regression analysis and LQ analysis. The results showed that the population of buffalo cattle in Pemalang Regency in 2021 was 8.267 AU and ruminants were 48.027 AU. The trend of the buffalo livestock population for the last 10 years, namely in 2012-2021, has decreased. The results of trend analysis of buffaloes in Pemalang Regency following a regression equation y = 8.940,7 – 125,7x, which means that the starting point for the population of buffaloes in Pemalang Regency is 8.940 AU and has decreased by 125 AU/years. Based on the LQ index (> 1), the base districts for the development of buffalo livestock in Pemalang Regency are Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Pemalang, Taman, and Ulujami Districts. It was concluded that the trend of the buffalo livestock population in the last 10 years, namely in 2012-2021, has decreased. The development base for buffalo livestock is in the Districts of Pemalang, Bodeh, Taman, Randudongkal, Bantarbolang and Ulujami.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save