Home
Login.
Artikelilmiahs
38958
Update
MUHAMMAD FALIH HIKMATULLAH
NIM
Judul Artikel
Studi Geokimia Batuan Intrusi Diorit Daerah Pagedongan dan Sekitarnya Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Intrusi adalah terobosan batuan beku yang telah menjadi kristal dari suatu sistem magma di bawah permukaan bumi. Intrusi dapat disebut juga plutonik yang berarti magma yang membeku di bawah permukaan bumi sebelum mencapai permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui komposisi geokimia batuan intrusi daerah penelitian, mengetahui pembentukan batuan intrusi daerah penelitian berdasarkan data geokimia dan implikasinya terhadap rezim tektonik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi analisis kondisi geologi, analisis komposisi geokimia, dan analisis pembentukan batuan intrusi berdasarkan data geokimia unsur oksida utama.. Analisis geokimia terdiri dari penentuan jenis magma, penentuan afinitas magma, penentuan kedalaman magma, dan fraksional kristalisasi. Batuan Intrusi pada daerah penelitian merupakan jenis batuan Diorit, termasuk dalam jenis magma andesitik, berafinitas magma kalk alkali, dan terbentuk di kedalaman 157,9 km. Terjadi fraksional kristalisasi yang membentuk mineral seperti piroksen, plagioklas, horblende, ortoklas, apatit, dan ilmenit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The intrusion is a conduct of igneous rock that has become crystalline from a magma system below the earth's surface. Intrusion can also be called plutonic which means magma that formed under the earth's surface before it close to the surface. The purpose of this study was to determine the geochemical composition of intrusion rocks in the study area, the formation of Intrusion rocks in the study area based on geochemical data and their implications for the tectonic regime. The methods used in this study include analysis of geochemical composition, and analysis of intrusion rock formation based on geochemical data of the major elements. The geochemical analysis consists of determining the type magma, magma affinity, magma depth, and fractional crystallization. The Intrusion rock in the study area is a type of Dioritic rock, belonging to the andesitic magma type, calc-alkali magma affinity, and formed at a depth of 157,9 km. Fractional crystallization occurs which forms minerals such as pyroxene, plagioclase, horblende, orthoclase, apatite, and ilmenite.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save