Home
Login.
Artikelilmiahs
3893
Update
PUJI AGUENG SANJAYA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH LEVEL CaCl2 YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN KALSIUM, KEKERASAN, DAN MELTABILITY PADA KEJU SUSU KAMBING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian level CaCl2 yang berbeda serta untuk menentukan level CaCl2 yang paling optimal terhadap kandungan kalsium, kekerasan, dan meltability keju dari susu kambing. Materi penelitian yang digunakan adalah 25 liter susu kambing segar dari peternak kambing di Desa Gumelar, 1 tablet microbial rennet (Marschall rennet produksi Danisco), 2 kultur bakteri yaitu Streptococcus thermophillus, dan Lactobacillus bulgaricus, 750 gram CaCl2, dan 50 liter aquades. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu tanpa penambahan CaCl2 (R0), penambahan CaCl2 0,15% (R1), penambahan CaCl2 0,3% (R2), penambahan CaCl2 0,45% (R3), dan penambahan CaCl2 0,6% (R4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan level CaCl2 0% sampai dengan 0,6% pada proses pembuatan keju susu kambing memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kandungan kalsium akan tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kekerasan dan meltability keju susu kambing yang dihasilkan. Total rataan kandungan kalsium keju sebesar 520,7 mg. Total rataan kekerasan keju sebesar 151,68 mm/gr/detik, dan total rataan meltability keju sebesar 13,4 cm2. Kesimpulan, Penambahan level CaCl2 0% sampai dengan 0,6% pada pembuatan keju dari susu kambing mampu meningkatkan kandungan kalsium pada keju, akan tetapi menghasilkan keju dengan kekerasan dan meltability yang relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research aimed to study the effect’s of different levels of CaCl2 and to determine the optimal level of CaCl2 on the calcium content, hardness, and meltability goat milk cheese. The material used in this research was 25 liters of fresh goat’s milk, 1 tablet microbial rennet (rennet by Marschall Danisco), bacterial culture containing Streptococcus thermophillus, and Lactobacillus bulgaricus, 75 gr of CaCl2, and 50 liters of aquades. The research method used was experimental method using a Completely Randomized Design (RAL) with 5 treatments and 5 replications. The treatment were R0= without the addition of CaCl2, R1= the addition of CaCl2 0,15%, R2= the addition of CaCl2 0,3%, R3= the addition of CaCl2 0,45%, and R4= the addition of 0,6% CaCl2. The results showed that the addition of CaCl2 0% to 0,6% in the process of making goat's milk cheese significantly influenced on the calcium content but not significantly influenced on hardness and meltability goat's milk cheese produced. On average, the calcium content of cheese was 520,7 mg/100gr, hardness 151,68 mm/gr/sec, and meltability of 13,4 cm2. In conclusion, the addition of CaCl2 level of 0% to 0,6% in the manufacture of cheese from goat's milk increased the calcium content of the cheese, but produced cheese with similiar hardness and meltability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save