Home
Login.
Artikelilmiahs
38922
Update
ANDHIKA NANDA AUFADILLA
NIM
Judul Artikel
Pembatalan Perkawinan karena Poligami Ilegal (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Blitar Nomor : 3933/PDT.G/2020/PA.BL)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA POLIGAMI ILEGAL (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadialn Agama Blitar Nomor: 3933/Pdt.G/2020/PA.BL) Oleh : Andhika Nanda Aufadilla E1A018331 Perkawinan yang sah dan diakui oleh negara yaitu perkawinan yang berdasarkan undang-undang dan tidak melanggar ketentuan dalam undang-undang. Apabila syarat perkawinan tidak terpenuhi maka berakibat pada pembatalan perkawinan seperti yang terjadi di Pengadilan Agama Blitar dengan Nomor Putusan: 3933/Pdt.G/PA.BL. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam memutus perkara permohonan pembatalan perkawinan dan akibat hukum terhadap pembatalan perkawinan yang ada pada Putusan Pengadilan Agama Blitar Nomor: 3933/Pdt.G/PA.BL. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku-buku literatur, peraturan undang-undang, dan dokumen resmi dengan cara studi pustaka, yaitu menginventarisasi data-data tersebut yang kemudian diidentifikasi dan dipelajari sebagai satu kesatuan yang utuh. Metode analisis bahan hukum adalah dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil simpulan bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan tidak dijelaskan secara rinci mengenai pasal-pasal yang dilanggar. Menurut peneliti hakim dapat menambahkan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 3 Ayat (1) Pasal 5 Ayat (1) Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 23 Tahun 2008 Tentang Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk Pegawai di Lingkungan Departemen Pertahanan untuk memperkuat putusan serta mempertegas pasalnya mengenai pihak yang dapat mengajukan pembatalan perkawinan, selain itu anak dari hasil perkawinan tetap diakui sebagai anak sah walaupun menikah pada saat masih hamil dan ada pembatalan perkawinan antara kedua orang tuanya serta orang tua masih berkewajiban untuk merawat dan mendidik anaknya hingga dewasa. Kata kunci: pembatalan perkawinan, poligami illegal, akibat pembatalan perkawinan
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT CANCELLATION OF MARRIAGE BECAUSE OF ILLEGAL POLYGAMY (Juridical Review of the Blitar Religious Court Decision Number: 3933/Pdt.G/2020/PA.BL) By : Andhika Nanda Aufadilla E1A018331 A marriage that is legal and recognized by the state is a marriage that is based on the law and does not violate the provisions of the law. If the marriage conditions are not met, it will result in the annulment of the marriage as happened in the Blitar Religious Court with Decision Number: 3933/Pdt.G/PA.BL. Formulation of the problem in this study is how the judge's legal considerations in deciding cases of marriage annulment applications and the legal consequences of marriage annulments in the Blitar Religious Court Decision Number: 3933/Pdt.G/PA.BL. The approach method used is a normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of literature books, statutory regulations, and official documents by means of literature study, namely an inventory of these data which are then identified and studied as a unified whole. Legal material analysis method is by using qualitative normative analysis method. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the judge's legal considerations in granting the annulment of the marriage were not explained in detail regarding the articles that were violated. According to the researcher, the judge can add Article 22 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 3 paragraph (1) Article 5 paragraph (1) Regulation of the Minister of Defense Number 23 of 2008 Concerning Marriage, Divorce and Referrals to Employees within the Department of Defense to strengthen decisions and reinforce the article regarding parties who can apply for an annulment of marriage, other than children from marriage is still recognized as a legitimate child even though married while still pregnant and there was an annulment of the marriage between the parents and the parents are still obliged to care for and educate their child until adulthood. Keywords: marriage annulment, illegal polygamy, due to marriage annulment
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save