Home
Login.
Artikelilmiahs
38861
Update
PAVITA RAHMAH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN BOBOT BADAN DENGAN LITTER SIZE DAN KIDDING INTERVAL KAMBING KEJOBONG DI KTT NGUDI DADI KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian untuk mengetahui keeratan hubungan antara bobot badan dengan litter size dan kidding interval kambing Kejobong di KTT Ngudi Dadi Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Materi penelitian yang digunakan yaitu 30 ekor kambing Kejobong betina dewasa yang sudah pernah beranak atau melahirkan minimal 2 kali kelahiran. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data secara purposive sampling. Variabel yang yang diamati yaitu bobot badan, litter size dan kidding interval kambing Kejobong di KTT Ngudi Dadi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan dikelompokkannya setiap variabel, bertujuan untuk memberikan gambaran dan menjelaskan kondisi peternakan kambing Kejobong khususnya di KTT Ngudi Dadi. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa kambing Kejobong betina dewasa yang sudah beranak minimal 2 kali memiliki rataan bobot badan 31,22 ± 4,68 kg, rataan litter size 1,83 ± 0,37 ekor hari, dan rataan kidding interval bahwa 89 ± 2 hari. Analisis regresi memperoleh hasil yaitu bobot badan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap litter size dengan persamaan regresi Y= 0,02X + 1,31 sedangkan bobot badan dengan kidding interval berpengaruh nyata (P<0,05) dengan persamaan regresi Y= 0,27X + 80,68. Bobot badan berasosiasi positif terhadap litter size dan kidding interval. Bentuk hubungan bobot badan dengan litter size dan kidding interval berdasarkan nilai determinasi masing-masing adalah 4,42% dan 38,89%. Tingkat keeratan hubungan bobot badan dengan litter size dan kidding interval berdasarkan nilai korelasi masing-masing diperoleh 0,21 dan 0,62. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara bobot badan dengan litter size dan kidding interval kambing Kejobong. Hubungan antara bobot badan dengan litter size diperoleh korelasi rendah, sedangkan dengan kidding interval diperoleh korelasi sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of the research to find out the relationship between body weight and litter size and kidding interval Kejobong goats at the Ngudi Dadi Summit, Kejobong District, Purbalingga Regency. The research material used was 30 adult female Kejobong goats who had given birth or given birth at least 2 times. The method used is a survey with data collection techniques purposive sampling. The observed variables are body weight, litter size and kidding interval Kejobong goats at the Ngudi Dadi Summit. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive analysis by grouping each variable, aiming to provide an overview and explain the condition of the Kejobong goat farm, especially at the Ngudi Dadi Summit. The results obtained from the study showed that adult female Kejobong goats that have given birth at least 2 times have an average body weight of 31.22 ± 4.68 kg, an average litter size 1.83 ± 0.37 days, and the mean kidding interval that 89 ± 2 days. Regression analysis obtained the result that body weight had no significant effect (P>0.05) on litter size with the regression equation Y = 0.02X + 1.31 while body weight with kidding interval significant effect (P<0.05) with the regression equation Y = 0.27X + 80.68. Body weight has a positive association with litter size and kidding intervals. The shape of the relationship between body weight and litter size and kidding interval based on the value of determination respectively is 4.42% and 38.89%. The degree of closeness of the relationship between body weight and litter size and kidding interval based on the correlation value each obtained 0.21 and 0.62. Based on the results of the study it can be concluded that there is a relationship between body weight and litter size and kidding interval Kejobong goat. The relationship between body weight and litter size obtained a low correlation, whereas with kidding interval moderate correlation is obtained.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save