Home
Login.
Artikelilmiahs
38858
Update
GALIH SEPTO HAPSORO
NIM
Judul Artikel
Analisis Peranan Subsektor Perikanan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Cilacap mempunyai potensi besar sumberdaya perikanan yang diharapkan mampu mengatasi tingginya angka pengangguran. Namun terdapat beberapa hambatan seperti: kapal yang tersedia kebanyakan masih berkapasitas kecil (Dibawah 30GT), terbatasnya jumlah armada penangkapan ikan, dan rendahnya kualitas SDM. Kemudian bila melihat nilai produksi perikanan budidaya masih jauh dari potensi yang dimiliki. Tujuan dari penellitian ini adalah menganalisis bagaimana peranan subsektor perikanan terhadap penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan kesempatan kerja, dan proyeksi penyerapan tenaga kerja subsektor perikanan di Kabupaten Cilacap pada sepuluh tahun yang akan datang.Penelitian ini dilakukan pada subsektor perikanan di Kabupaten Cilacap menggunakan data sekunder dengan periode data tahun 2017-2021 yang diperoleh dari: Badan Pusat Statistik, Dinas perikanan Provinsi Jawa Tengah. Dinas perikanan Kabupaten Cilacap, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cilacap untuk kemudian dianalisis menggunakan analisis angka pengganda tenaga kerja, Shift Share, dan Pure Forecast. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyerapan tenaga kerja subsektor perikanan di Kabupaen Cilacap fluktuatif dengan kecenderungan meningkat, pertumbuhan kesempatan kerja tergolong sektor yang maju/ progresif dan memiliki daya saing yang baik. Namun tergolong lambat dibandingkan subsektor perikanan di Provinsi Jawa Tengah. Proyeksi penyerapan tenaga kerja pada sepuluh tahun yang akan datang menunjukkan angka positif yang berarti penyerapan tenaga kerja akan terus meningkat dimasa yang akan datang. Pemerintah diharapkan mampu mengambil peranan dalam pengelolaan modal bagi nelayan dan perbaikan regulasi dan sistem perdagangan perikanan. Kemudian perlu adanya pengenalan/ penyediaan teknologi modern guna meningkatkan produksi. Dan menjaga koordinasi antar pihak-pihak terkait strategi pembangunan kawasan minapolitan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cilacap Regency has great potential for fisheries resources which are expected to be able to overcome the high unemployment rate. However, there are several obstacles such as: the available vessels are mostly still small in capacity (Below 30GT), the limited number of fishing fleets, and the low quality of human resources. Then, if you look at the value of aquaculture production, it is still far from its potential. The purpose of this research is to analyze the role of the fisheries sub-sector in absorbing labor, employment growth, and projecting employment in the fisheries sub-sector in Cilacap Regency in the next ten years. This research was conducted in the fisheries sub-sector in Cilacap Regency using secondary data with the data period 2017-2021 obtained from: Central Bureau of Statistics, Central Java Provincial Fisheries Service. The Cilacap District Fisheries Service and the Cilacap District Manpower Office were then analyzed using the analysis of the labor multiplier, Shift Share, and Pure Forecast. The results of this study concluded that the absorption of labor in the fisheries sub-sector in Cilacap Regency fluctuated with an increasing trend, employment growth was classified as an advanced/progressive sector and had good competitiveness. However, it is relatively slow compared to the fisheries sub-sector in Central Java Province. The projection of employment in the next ten years shows a positive number, which means that employment will continue to increase in the future. The government is expected to be able to take a role in managing capital for fishermen and improving regulations and fisheries trade systems. Then it is necessary to introduce/provision of modern technology to increase production. And maintain coordination between parties related to the Minapolitan area development strategy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save