Home
Login.
Artikelilmiahs
38822
Update
TSAABITAH HANNAANIYAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Persuasi dalam Pidato BTS di Sidang PBB ke 76
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fokus dari penelitian ini adalah persuasi Adapun di ranah hubungan internasional, persuasi termasuk kedalam komposisi dasar, selain kekuatan, dan tawar menawar ekonomi. Persuasi sendiri merupakan tindakan yang berupaya untuk mempengaruhi pihak lain. Adapun salah satu bentuk dari persuasi yang sering dijumpai yakni pidato. Kemudian dimensi modern dalam hubungan internasional mengalami pergeseran aktor. Pada perkembangannya, urusan luar negeri awalnya hanya melibatkan beberapa pemimpin politik, bisnis, dan staf pemerintahan saja kini berubah menjadi suatu kegiatan berskala besar dan luas, yang melibatkan perwakilan dari setiap strata sosial dan kelompok profesional dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis persuasi dalam pidato BTS di sidang PBB ke 76. Melalui kerangka pemikiran Analisis Wacana Kritis milik Norman Fairclough, penulis berupaya menganalisis persuasi dalam pidato yang BTS sampaikan. Selanjutnya diketahui bahwa BTS memenuhi faktor persuasi, yakni komunikator, pesan yang disampaikan, dan komunikan. Tidak hanya itu, pidato yang BTS sampaikan merupakan bagian dari praktik diskursif dan praktik sosial di tingkat situasional, institusional, dan sosial karena memenuhi unsur kerangka kerja Fairclough yaitu wacana merupakan suatu yang diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi oleh masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The focus of this research is persuasion. In the realm of international relations, persuasion is included in the basic composition, besides power, and economic bargaining. Persuasion itself is an action that attempt to influence other parties. One form of persuasion that is speech. The modern dimension of international relations experienced a revolution in actors. In its development, foreign affairs initially only involved a few political leaders, business, and government staff but now have turned into a large-scale and broad-based activity, involving representatives from every social stratum and professional group in society. The purpose of this study is to analyze the persuasion in BTS's speech at the 76th UN session. Through Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis framework, the author attempts to analyze the persuasion in the speeches delivered by BTS. Furthermore, it is known that the BTS fulfills the persuasion factors, such as the communicator, the message conveyed, and the communicant. The speeches delivered by BTS are part of discursive practices and social practices at the situational, institutional, and social levels because they fulfill elements of the Fairclough framework, which is discourse is something that is produced, distributed and consumed by society.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save