Home
Login.
Artikelilmiahs
38818
Update
ADDIN HAYU PRASETYA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN YANG TERTANGKAP DI RAWA BANJIRAN DESA JATIJAJAR, KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pertumbuhan ikan pada umumnya ditunjukkan oleh pertambahan panjang dan berat. Data panjang dan berat ikan umumnya dianalisis untuk mendapatkan informasi biologi tentang ikan tersebut. Perairan rawa mempunyai berbagai jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi baik jenis ikan konsumsi atau jenis ikan hias. Ikan rawa yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat seperti ikan gabus, ikan betok, ikan sepat dan ikan lele. Pemanfaatan ikan rawa secara terus menerus akan berdampak pada penurunan populasi ikan. Penurunan populasi di alam dapat terjadi karena jumlah ikan yang ditangkap melebihi potensi lestarinya dan penangkapan ikan yang memiliki ukuran kecil. Untuk menjaga kelestarian sumberdaya ikan di Rawa Jatijajar maka perlu dilakukan penelitian mengenai aspek biologi ikan Rawa Jatijajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Spesies Ikan, pertumbuhan ikan berdasarkan nilai hubungan panjang berat dan kegemukan ikan berdasarkan nilai faktor kondisi di Rawa Banjiran Desa Jatijajar, Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey, dengan random sampling. Sampling dilakukan pada bulan juni hingga september 2022 dengan interval 1 bulan. Hasil yang telah diperoleh kemudian dianalisis regresi menggunakan Microsoft Excell. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah spesies yang tertangkap sebanyak terdiri dari 4 Familia, 6 Spesies dan 365 individu. Spesies ikan yang ditemukan di Rawa Banjiran Desa Jatijajar yaitu ikan gabus (Channa striatra), sepat (Trichogaster trichopterus), betok (Anabas testudineus), lele (Clarias batracus), nilem (Osteochillus hasselti) dan wader (Puntius sp.). Ikan di rawa sebagian besar memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. Ikan di rawa tergolong ikan dengan badan yang agak gemuk karena memiliki nilai faktor kondisi sebesar 1,0-1,05.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Fish growth is generally indicated by the increase in length and weight. Fish length and weight data are generally analyzed to obtain biological information about the fish. Swamp waters have various types of fish that have high economic value, both consumption fish and ornamental fish. Swamp fish that are often used by the community are snakehead fish, climbing pearch fish, three-spot gourami fish and catfish. Continuous use will have an impact on decreasing fish populations. Population decline in nature can occur because the number of fish caught exceeds its sustainable potential and the size of fish caught is small. To maintain the sustainability of fish resources in Swamp Jatijajar, it is necessary to conduct research on the biological aspects of Swamp Jatijajar fish. This study aims to determine fish species, fish growth based on the value of the long-weight relationship and fish fatness based on the condition factor values in the Flood Swamp Jatijajar Village, Kebumen Regency. The method used in this research is survey method, with random sampling. Sampling was carried out from June to September 2022 with an interval of 1 month. The results that have been obtained are then analyzed regression using Microsoft Excel. Based on the research results, the number of species caught consisted of 4 families, 6 species and 365 individuals. The fish species found in the Flood Swamp of Jatijajar Village are snakehead fish (Channa striatra), three-spot gourami (Trichogaster trichopterus), climbing pearch (Anabas testudineus), catfish (Clarias batracus), nilem (Osteochillus hasselti) and puntio (Puntius sp.). Most of the fish in the swamp have a negative allometric growth pattern. Fish in swamps are classified as fish with rather fat bodies because they have a condition factor value of 1.0-1.05.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save