Home
Login.
Artikelilmiahs
38744
Update
MUHAMMAD RIFQI RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
KESESUAIAN BERBAGAI RUMUS PENDUGAAN BOBOT BADAN BERDASARKAN UKURAN LINGKAR DADA PADA KONDISI KURUS DAN GEMUK DI UD SAPI AMANAH FARM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rumus pendugaan bobot badan yang paling sesuai pada kondisi kurus dan gemuk. Materi yang digunakan adalah 40 ekor sapi Madura jantan umur 2-3 tahun dengan kondisi tubuh serupa yang dipelihara dan diberi makan yang sama. Metode pengumpulan data dengan cara mengukur lingkar dada dan menimbang bobot badan pada kondisi kurus, kemudian pengumpulan data dilakukan kembali setelah sapi digemukan selama 4 bulan. Rumus pendugaan yang digunakan adalah rumus Denmark, Schoorl, Modifikasi, dan tabel Balai Veteriner Lampung. Analisis data menggunakan analisis korelasi rank spearman dan analisis deviasi. Hasil penelitian menunjukan nilai korelasi yang kuat pada setiap rumus pendugaan. Rumus terbaik pada kondisi kurus adalah rumus Modifikasi dengan nilai penyimpangan sebesar 5% dan nilai korelasi sebesar 0,87, sedangkan rumus terbaik pada kondisi gemuk adalah rumus Denmark dengan nilai penyimpangan sebesar 5% dan nilai korelasi sebesar 0,75. Kesimpulan penelitian adalah rumus modifikasi digunakan untuk menduga bobot badan ternak dengan kondisi kurus dan rumus denmark digunakan untuk menduga bobot badan ternak dengan kondisi gemuk.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The porpose of this study was to find out the most suitable formula for estimating body weight for different body conditions, fat and lean condition. The material used was 40 male Madura cattle aged 2-3 years with similar body conditions which were reared and fed the same way. The data collection method by measuring chest circumference and weighing body weight in lean conditions, then data collection was carried out again after the cows were fattened for 4 months. The estimation formula used in this study is Denmark, Schoorl, Modification, and Lampung Veterinery Center Table. Data analysis used Spearman's rank correlation and deviation analysis. The results showed a strong correlation value in all estimation formulas. The best formula for lean conditions is the modified formula with a deviation value of 5% and a correlation value of 0.87, while the best formula for obese conditions is the Danish formula with a deviation value of 5% and a correlation value of 0.75. The conclusion of the study is that the modified formula is more accurate for estimating body weight of cattle in lean conditions and the Denmark formula is more accurate for estimating body weight of cattle in fat conditions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save