Home
Login.
Artikelilmiahs
38660
Update
YAN FERDIANSYAH
NIM
Judul Artikel
KAJIAN DISTRIBUSI C-ORGANIK TANAH DAN KORELASINYA DENGAN HASIL PADI SAWAH DI DAS SERAYU WILAYAH KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman padi ( Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia karena dimanfaatkan sebagai kebutuhan primer masyarakat luas. Budidaya tanaman padi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan beras yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini adalah : mengetahui agihan (distribusi) unsur hara C-organik di lahan sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi dan mengetahui rekomendasi pemupukan C-organik di lahan sawah Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah dengan pertanaman padi di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah, Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai April 2022. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah contoh tanah dari lahan sawah pertanaman padi dari setiap titik pengamatan, peta administrasi, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan, peta kelerengan, dan bahan kimia untuk analisis kimia tanah di laboratorium. Alat yang digunakan pada penelitian ini untuk pembuatan peta yaitu laptop, software ArcGIS 10.3, dan printer. Agihan unsur hara C-organik di lahan sawah memiliki nilai 0,04-1,45% dengan rerata 0,68 berharkat sangat rendah. Kandungan C-organik tanah memiliki korelasi cukup tinggi dengan beberapa variabel diantaranya; hasil tanaman padi (r = 0,147), potensial redoks (r = 0,551*) dan DHL (r = 0,416). Kebutuhan pupuk organik yang direkomendasikan berkisar 1,62-34,80 ton/ha dengan rerata 23,64 ton/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice (Oryza sativa L.) is an important food crop in Indonesia because it is used as a primary need for the wider community. Rice cultivation is carried out to meet the demand for rice which continues to increase from year to year. The aims of this study were: to determine the distribution of C-organic nutrients in paddy fields used for rice cultivation and to determine recommendations for C-organic fertilization in lowland rice fields, Kalimanah District, Purbalingga Regency. This research was carried out in paddy fields with rice cultivation in Kalimanah District, Purbalingga Regency. Soil samples were analyzed at the Laboratory of Soil Science, Land Resources, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. This research was carried out from January to April 2022. The materials used in this study were soil samples from rice fields from each observation point, administrative maps, soil type maps, land use maps, slope maps, and chemicals for soil chemical analysis. in the laboratory. The tools used in this research for making maps are laptops, ArcGIS 10.3 software, and printers. The distribution of C-organic nutrients in paddy fields has a value of 0.04-1.45% with an average of 0.68 very low value. Soil C-organic content has a fairly high correlation with several variables including; rice yield (r = 0.147), redox potential (r = 0.551*) and DHL (r = 0.416). The recommended organic fertilizer needs range from 1.62 to 34.80 tons/ha with an average of 23.64 tons/ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save