Home
Login.
Artikelilmiahs
3865
Update
HENI ANDRIYANI
NIM
Judul Artikel
KELIMPAHAN CHLOROPHYTA PADA MEDIA BUDIDAYA IKAN NILA YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KULIT UBI KAYU DAN PROBIOTIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Chlorophyta merupakan organisme autotrof yang mempunyai peranan penting di perairan tawar sebagai salah satu divisio alga terbesar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan Chlorophyta dan struktur kesamaan Chlorophyta antar perlakuan pada media budidaya ikan nila yang diberi pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu dan probiotik MEP+. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari empat perlakuan dan ulangan sebanyak empat kali yaitu: (A) pakan fermentasi tanpa penambahan tepung kulit ubi kayu atau 0% dan pemberian probiotik MEP+ pada media; (B) 25 %; (C) 50%; dan (D) 75%. Pengambilan sampel sebanyak 6 kali dengan interval waktu 2 minggu. Parameter utama yang diukur adalah jumlah spesies dan jumlah individu Chlorophyta, sedangkan parameter pendukung adalah sifat fisik (suhu dan TDS) dan kimia (DO, BOD, pH, NO3, NO2 dan total PO4). Data kelimpahan Chlorophyta dianalisis secara deskriptif dan struktur kesamaan antar perlakuan dianalisis menggunakan analisis Cluster. Dilanjutkan dengan analisis SIMPER untuk mengetahui kontribusi spesies terhadap kesamaan kelimpahan dengan bantuan program komputer PRIMER-E v.5. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelimpahan Chlorophyta terdiri dari 33 spesies dengan jumlah rata-rata 10.412 ind/l. Hasil analisis Cluster berdasarkan indeks kesamaan Bray-Curties memiliki kesamaan cukup tinggi yaitu berkisar antara 57,79%-68,84%. Hasil analisis SIMPER menunjukkan spesies yang memberikan kontribusi tertinggi adalah Kircheneriella lunaris (31,03%), Selenastrum sp. (21,69%), dan Gonatozygon monotaenium (12,96%).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Chlorophyta is autotroph organisms which have an important role in fresh waters as one of the largest algae division. This study aims to determine the abundance and similarity structure of Chlorophyta in tilapia culture media which was given fermented feed with the addition of cassava peel flour and MEP+ probiotic. The treatments tested consist of four treatments and repeated four times were: (A) fermented feed without addition of cassava peel flour or 0% and addition of MEP+ probiotic in media, (B) 25%, (C) 50% and (D) 75%. Sampling was carried out 6 times at intervals of 2 weeks. The main parameters are the number of Chlorophyta species and individuals, while supporting parameters are physical (temperature and TDS) and chemical (DO, BOD, pH, NO3, NO2 and total of PO4). The abundance of Chlorophyta data were analyzed descriptively and its similarity structure were analyzed using Cluster analysis. Then, continued with SIMPER analysis to determine the contribution of species to abundance similarity with PRIMER-E v.5 software. Analysis results showed that the abundance of Chlorophyta consists of 33 species with the average number of 10.412 individuals/liter. Cluster analysis results based on Bray-Curtis similarity index had a quite high similarity and it ranged between 57.79% -68.84%. SIMPER analysis results showed that the species which given highest contribution are Kircheneriella lunaris (31,03%), Selenastrum sp. (21,69%), and Gonatozygon monotaenium (12,96%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save