Home
Login.
Artikelilmiahs
38475
Update
SHALAHUDIN AL AYUBI
NIM
Judul Artikel
Korelasi Index Masa Tubuh (IMT) Terhadap Kejadian Mual-Muntah Pasca Operasi Multiple Odontectomy Dengan Anestesi Umum Di RSUD Kota Yogyakarta
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mual muntah pasca operasi atau Post Operative Nausea Vomiting (PONV) merupakan mual dan muntah yang terjadi setelah pembedahan dan sebelum pasien pulang dari rumah sakit. Faktor risiko yang sering menjadi perdebatan terhadap timbulnya PONV adalah obesitas. Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah parameter dari obesitas yang di sarankan WHO. Penelitian sebelumnya menyebutkan adanya hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan kejadian PONV pada pasien pasca general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan keeratan hubungan tingkat rendah. Pada penelitian ini pasien multiple odontectomy digunakan sebagai subjek penelitian karena homogenitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi IMT terhadap kejadian mual-muntah pasca operasi multiple odontectomy dengan anestesi umum di RSUD Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah 58 pasien odontektomi RSUD Kota Yogyakarta yang dipilih dengan metode purposesive sampling. Pengumpulan data IMT didapat dengan menghitung IMT pasien berdasarkan berat badan dan tinggi badan pasien. ada tidaknya kejadian PONV dinilai dengan ada tidaknya kejadian mual muntah selama 2 jam pasca operasi. Data berupa secondary data dan diperoleh melalui rekam medik. Hasil analisis bivariat menggunakan Uji Eta didapatkan nilai Korelasi Eta 0,448 dan nilai p dari uji F adalah 0,002. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi sedang antara IMT terhadap kejadian mual-muntah pasca operasi (Kriteria Guilford (1956) korelasi eta 0,448 di antara 0,40 – 0,59 dan p<0,005). Sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi IMT terhadap kejadian mual-muntah pasca operasi multiple odontectomy dengan anestesi umum di RSUD Kota Yogyakarta.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Postoperative nausea and vomiting (PONV) is nausea and vomiting that occurs after a surgery. Body Mass Index (BMI) is a parameters of obesity recommended by WHO. Previous research stated that there was a significant relationship between BMI and the incidence of PONV on general anesthesia patients at PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital with a low level of correlation. In this research, multiple odontectomy patients were used as research subjects because of their homogenity. This research aims to determine the correlation of BMI to the incidence of PONV after multiple odontectomy with general anesthesia at the Yogyakarta City Hospital. This reaserch is an analytic observational study with a cross-sectional approach. The subjects were 58 odontectomy patients at the Yogyakarta City Hospital who were selected by the purposive sampling method. BMI data obtained by calculating the patient's BMI based on the patient's weight and height. The presence of PONV was assessed by the presence of nausea and vomiting for 2 hours postoperative. All data in the form of Secondary Data and obtained through medical records. The results of bivariate analysis using the Eta Test obtained the Eta Correlation value of 0.448 with p-value from the F test = 0.002. This shows that there is a moderate correlation between BMI and the incidence of PONV (Guilford Criteria (1956) eta correlation 0.448 is between 0.40 – 0.59 and p<0.05). There is a correlation between BMI and the incidence of PONV after multiple odontectomy surgery with general anesthesia at the Yogyakarta City Hospital.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save