Home
Login.
Artikelilmiahs
38435
Update
SYARIFAH MUDAIM
NIM
Judul Artikel
Analisis Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Tambak Garam di Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Garam merupakan salah satu sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis. Garam digunakan sebagai salah satu kebutuhan pokok yang dapat mencukupi semua lini kehidupan baik untuk konsumsi maupun industri. Kecamatan Losarang merupakan wilayah pesisir yang sebagian masyarakatnya mengandalkan pertanian garam sebagai mata pencaharian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan dan tingkat efisiensi dari usahatani tambak garam. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan dan analisis efisiensi R/C Ratio. Populasi dalam penelitian ini terdapat 1.619 orang sebagai petambak garam di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Berdasarkan rumus Yamane digunakan sampel sebanyak 95 petambak garam sebagai responden. Penentuan sampel mengunakan metode Proportional Sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan pertimbangan responden yang mengelola lahan seluas 0,5 – 1 hektar dengan sistem sewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petambak garam di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu memiliki rata-rata pendapatan Rp34.170.876 per musim. Hasil analisis efisiensi usahatani menggunakan R/C Ratio menunjukkan bahwa usahatani tambak garam bernilai 2,82 (R/C Ratio > 1) yang artinya bahwa usahatani tambak garam di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu dikatakan efisien dan layak untuk dikembangkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Salt is a non-biological fishery resource that has many benefits and has economic value. Salt is used as one of the basic needs that can be sufficient for all lines of life both for consumption and industry. Losarang District is a coastal area where most of the people rely on salt farming as a livelihood. This study aims to analyze the amount of income and the level of efficiency of salt pond farming. This research uses income analysis and efficiency analysis of R/C Ratio. The population in this study was 1,619 people as salt farmers in Losarang District, Indramayu Regency. Based on the Yamane formula, a sample of 95 salt farmers was used as respondents. Determination of the sample using the Proportional Sampling. The sampling technique uses the Purposive Sampling with the consideration of respondents managing a land area of 0.5 - 1 hectare with a leasing system. The results showed that salt farmers in Losarang District, Indramayu Regency had an average income of IDR 34,170,876 per season. The results of the analysis of farming efficiency using the R/C Ratio show that salt pond farming is worth 2.82 (R/C Ratio > 1), which means that salt pond farming in Losarang District, Indramayu Regency is said to be efficient and feasible to develop.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save