Home
Login.
Artikelilmiahs
38416
Update
NIA RULLYANA ASSARI
NIM
Judul Artikel
FACTORS AFFECTING INFLATION IN INDONESIA DURING THE PERIOD 2001-2020
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia dan wilayah terluas di ASEAN pada tahun 2020 masih menyandang status sebagai negara berkembang. Bahkan setelah 75 tahun Indonesia merdeka, masih banyak masalah perekonomian yang belum mampu diselesaikan oleh pemerintah. Kesulitan yang biasa dihadapi oleh negara-negara berkembang adalah menjaga stabilitas perekonomian, salah satunya inflasi. Selama dua puluh tahun terhitung sejak 2001 – 2020 inflasi Indonesia mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup beragam. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk meneliti Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia selama periode 2001 – 2020. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh suku bunga, nilai kurs, dan harga bbm terhadap tingkat inflasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Bank Dunia, serta Pertamina. Teknik analisis yang digunakan adalah autoregressive distributed lag (ARDL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel suku bunga berpengaruh positif dan signifikan pada jangka pendek maupun jangka panjang, variabel nilai kurs berpengaruh positif dan tidak signifikan dalam jangka pendek namun negatif pada jangka panjang, dan variabel harga bbm berpengaruh positif dan signifikan pada jangka pendek namun tidak signifikan pada jangka panjang terhadap tingkat inflasi. Implikasi penelitian ini yaitu menjaga stabilitas perekonomian, dalam hal ini inflasi merupakan masalah yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya dari satu aspek. Pemerintah diharapkan membantu aspek-aspek lain seperti membuat regulasi melalui Bank Indonesia berkaitan dengan suku bunga dan melalui Pertamina berkaitan dengan harga bbm, sehingga laju inflasi dapat dikendalikan dengan baik oleh pemerintah kedepannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia with the 4th largest population in the world and the largest area in ASEAN in 2020 still holds the status as developing country. Even after 75 years of Indonesia’s independence, there are still many economic problems that the government has not been able to resolve. The difficulty commonly faced by developing countries is maintaining economic stability, one of which is inflation. For twenty years starting from 2001 – 2020, Indonesia's inflation rate has experienced fluctuations. Therefore, researchers are interested in examining the Factors Affecting Inflation in Indonesia during the period 2001 – 2020. The purpose of this study is to analyze the effect of interest rates, exchange rates, and fuel prices on the inflation rate. This study uses secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), Bank Indonesia, the World Bank, and Pertamina. The analytical technique used in this study uses autoregressive distributed lag (ARDL). The results of this study indicate that the interest rate variable has a positive and significant effect on the short and long run, the exchange rate variable has a positive and insignificant effect on the short run but is negative on the long run, and the fuel price variable has a positive and significant effect on the short run but insignificant on the long run on the inflation rate. The implication of this research is to maintain economic stability, in this case inflation is a complex problem and cannot be solved only from one aspect. The government is expected to assist in other aspects, such as making regulations through Bank Indonesia regarding interest rates and through Pertamina regarding fuel prices so the inflation rate can be controlled properly by the government in the future.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save