Home
Login.
Artikelilmiahs
38395
Update
NADIA AULIA
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata Pada Operator Mesin Las di PT. Asia Sahabat Indah Agung Kabupaten Serang Banten
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kelelahan mata adalah kelelahan pada otot siliar mata akibat berakomodasi kontinyu. Kelelahan mata terjadi pada 8 dari 10 operator mesin las di PT. Asia Sahabat Indah Agung Kabupaten Serang Banten. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada operator mesin las di PT. Asia Sahabat Indah Agung Kabupaten Serang Banten. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan Uji Fisher’s Exact. Sampel adalah 30 operator mesin las (sampling total) di PT. Asia Sahabat Indah Agung Kabupaten Serang Banten. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata adalah jarak pengelasan (p-value=0,003) dan faktor yang tidak berhubungan dengan kelelahan mata adalah usia (p-value=0,589), istirahat mata (p-value=1,000), riwayat kelainan refraksi mata (p-value=1,000), masa kerja (p-value=0,327), dan lama paparan (p-value=1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara jarak pengelasan dengan kelelahan mata operator mesin las di PT. Asia Sahabat Indah Agung Kabupaten Serang Banten Saran: Operator mesin las perlu memperhatikan jarak pengelasan saat bekerja dan pimpinan perusahaan perlu melakukan pemantauan berkala jarak mata dengan obyek pengelasan pada pengelas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Eye fatigue is fatigue in the eye’s ciliary muscles due to continuous accommodation. Eye fatigue occurs in 8 out of 10 welding machine operators at PT. Asia Sahabat Indah Agung (PT. ASIA), Serang Regency, Banten. This study aimed to determine the factors associated with eye fatigue in welding machine operators at PT. ASIA, Serang Regency, Banten. Methodology: This study uses quantitative research methods with a cross-sectional study approach. This research use bivariate analysis with Fisher's Exact Test. The sample is 30 welding machine operators (using total sampling) in PT. ASIA, Serang Regency, Banten. Results: The results showed the factor related to eye fatigue is welding distance (p-value=0,003) and the factors that are not related to eye fatigue are age (p-value=0,589), eye resting (p-value=1,000), history of refractive error (p-value=1,000), length of work (p-value=0,327), and exposure time (p-value=1,000). Conclusion: There is a relationship between welding distance and eye fatigue in welding machine operators in PT. ASIA. Suggestion: Welders need to pay attention to welding distance while working and the leaders of the PT. ASIA needs to conduct periodic monitoring of eye
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save