Home
Login.
Artikelilmiahs
38295
Update
DIMAS PRADITYA
NIM
Judul Artikel
Hubungan Antara antropometri, Kecepatan Reaksi Kaki dan Kelentukan Togok Dengan Keterampilan Tendangan Mawashi Geri Atlet Shorinji Kempo Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA ANTROPOMETRI, KECEPATAN REAKSI KAKI, DAN KELENTUKAN TOGOK, DENGAN KETERAMPILAN TENDANGAN MAWASHI GERI ATLET SHORINJI KEMPO BANYUMAS Dimas Praditya1, M Nanang HK2, Dewi Anggraeni3 Latar belakang: Beladiri Shorinji kempo adalah olahraga yang masuk dalam kategori beladiri yang dilaksanakan dua orang saling berhadapan. Teknik dasar olahraga Shorinji kempo ini terdiri dari empat jenis meliputi pukulan, tendangan, tangkisan, dan bantingan. Tujuan penelitian ini untuk antara kecepatan reaksi kaki, kelentukan togok, dan power otot tungkai dengan tendangan mawashi geri atlet Shorinji kempo Banyumas. Metodelogi: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 20 responden atlet Shorinji kempo Banyumas. Teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis data menunjukan nilai signifikasi dari setiap item tes adalah sebagai berikut; 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara antropometri dengan tendangan mawashi geri dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan dengan nilai pearson correlation sebesar 0,679, 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara antropometri (IMT) dengan tendangan mawashi geri dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 dan dengan nilai pearson correlation sebesar 0,624, 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan reaksi dengan tendangan mawashi geri dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 dan dengan nilai pearson correlation sebesar -0,647, 4) Terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan reaksi dengan tendangan mawashi geri dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 dan dengan nilai pearson correlation sebesar 0,612, dan 5) Terdapat hubungan antara antropometri (panjang tungkai), antropometri (IMT), kecepatan reaksi dan kelentukan togok dengan tendangan mawashi geri atlet Shorinji kempo Banyumas dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 dan memiliki sumbangan sebesar 60,9% terhadap mawashi geri atlet Shorinji kempo. Kesimpulan: berdasarkan interpretasi data penelitian maka dapat disimpulkan bahwa antropometri (panjang tungkai), antropometri (IMT), kecepatan reaksi kaki, kelentukan togok, dan power otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan tendangan mawashi geri atlet Shorinji kempo Banyumas. Kata Kunci: Tendangan Mawashi geri Shorinji kempo, Antropometri, Kecepatan reaksi, Kelentukan Togok
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEEN ANTHROPOMETRY, FOOT REACTION SPEED, AND FLEXIBILITY, WITH KICKING SKILLS MAWASHI GERI ATHLET SHORINJI KEMPO BANYUMAS Dimas Praditya1, M Nanang HK2, Dewi Anggraeni3 Background: Shorinji kempo martial arts is a sport that is included in the category of martial arts that is carried out by two people facing each other. The basic technique of this Shorinji kempo sport consists of four types including punches, kicks, blocks, and slams. The purpose of this study was to determine the reaction speed of the foot, togok flexibility, and leg muscle power with the mawashi geri kick of the Banyumas Shorinji kempo athlete. Methodology: This research method is a quantitative descriptive study with a correlational approach. The sample in this study used a purposive sampling technique as many as 20 respondents from Banyumas Shorinji kempo athletes. The data analysis technique used multiple correlation. Research Results: Based on data analysis, the significance value of each test item is as follows; 1) There is a significant relationship between anthropometry and the mawashi geri kick with a significance value of 0.001 and a Pearson correlation value of 0.679, 2) There is a significant relationship between anthropometry (BMI) and the mawashi geri kick with a significance value of 0.003 and with a Pearson correlation value of 0.624, 3) There is a significant relationship between reaction speed with the mawashi geri kick with a significance value of 0.002 and with a Pearson correlation value of -0.647, 4) There is a significant relationship between reaction speed with the mawashi geri kick with a significance value of 0.004 and with Pearson correlation value of 0.612, and 5) There is a relationship between anthropometry (leg length), anthropometry (BMI), reaction speed and togok flexibility with the mawashi geri kick of the Banyumas Shorinji kempo athlete with a significance value of 0.005 and has a contribution of 60.9% to m awashi geri athlete Shorinji kempo. Conclusion: based on the interpretation of research data, it can be concluded that anthropometry (leg length), anthropometry (BMI), foot reaction speed, togok flexibility, and leg muscle power have a significant relationship with the mawashi geri kick of the Shorinji kempo Banyumas athlete. Keywords: Mawashi geri Shorinji kempo Kick, Anthropometry, Reaction Speed, Flexibility of Togokā
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save