Home
Login.
Artikelilmiahs
38219
Update
DIAN PALUPI UTAMI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kinerja Pompa Kincir Air dengan Aliran Sungai Kelajuan Rendah sebagai Tenaga Penggerak
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengangkatan air dari posisi yang rendah ke posisi yang lebih tinggi dapat dilakukan dengan menggunakan pompa yang biasanya digerakkan dengan tenaga mesin dan tenaga listrik. Pada penelitian ini dilakukan pengujian pompa air dengan aliran sungai sebagai tenaga penggerak utama. Aliran sungai yang digunakan untuk pompa ini termasuk dalam kategori berkelajuan rendah berdasarkan bilangan Froude yang kurang dari 1 (Fr < 1). Prinsip kerja pompa dimulai dari aliran sungai untuk mendorong kincir (roda pertama) sebagai tenaga penggerak utama. Kincir tersebut terhubung secara seporos dengan roda kedua yang selanjutnya dihubungkan secara serantai dengan roda ketiga. Roda ketiga terhubung secara seporos dengan roda keempat yang selanjutnya terhubung secara serantai dengan sumbu piston untuk memompa air. Pengujian pompa air ini dilakukan dengan memvariasikan ketinggian pipa yang dapat mengangkat air dari sungai ke permukaan dengan ketinggian mulai dari 1, 2, 3, dan 4 meter. Hasil yang didapatkan berupa debit air yang diperoleh pada setiap ketinggian dengan menghasilkan air sebanyak 1 liter. Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka diketahui kinerja pompa air optimal pada laju aliran aliran sungai 1,0566 m/s dengan debit yang dihasilkan dari setiap ketinggian yaitu 5,19 liter per menit, 3,636 liter per menit, 3,54 liter per menit, dan 3,3 liter per menit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Lifting water from a low position to a higher position can be done using a pump usually driven by engine power and electricity. This research tested a water pump with river flow as the main driving force. The river flow used for this pump is included in the low-speed category based on the Froude number, which is less than 1 (Fr < 1). The working principle of the pump starts from the flow of the river to drive the wheel (first wheel) as the main driving force. The wheel is connected axially with the second wheel, which is then connected in series with the third wheel. The third wheel is connected axially with the fourth wheel, then connected in series with the piston axis to pump water. The water pump test is carried out by varying the pipe height that can lift water from the river to the surface with heights ranging from 1, 2, 3, and 4 meters. The results are in the form of water discharge obtained at each height by producing 1 liter of water. Based on the analysis, it is known that the optimal performance of the water pump at a river flow rate of 1.0566 m/s with discharge generated from each height is 5.19 liters per minute, 3.636 liters per minute, 3.54 liters per minute, and 3.3 liters per minute.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save