Home
Login.
Artikelilmiahs
38194
Update
WAHYU ADI PRAJA
NIM
Judul Artikel
POLITIK ANGGARAN DI DESA (Politik Pendistribusian Anggaran Pada Pelaksanaan Program Pengentasan Kemiskinan di Desa Dermaji)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Desa menjadi sebuah struktur penting dalam sebuah negara terutama dalam hal desentralisasi, karena desa menjadi sebuah faktor utama dalam perkembangan ekonomi nasional. Artinya tidak akan ada entitas-entitas yang lebih besar, jika jika tidak ada desa dan tidak ada kemajuan-kemajuan signifikan, jika desa ditinggalkan. Begitupun perkembangan studi yang spesifik politik anggaran. Anggaran menjadi sebuah aspek penting untuk perencanaan dan pengendalian program. Jika distribusi yang dilaksanakan tidak tepat maka pelaksanaan program pembangunan akan berjalan kurang maksimal. Desa Dermaji menjadi salah satu di Kabupaten Banyumas yang terus berupaya dalam peningkatan kapasitas pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan. Tentunya hal ini juga tidak lepas dari upaya pemerintah desa dan Kepala Desa Dermaji yang sudah menjabat selama 3 Periode. Dalam pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tentunya harus banyak alokasi anggaran yang yang diturunkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Selain itu pelaksanaan distribusi tersebut juga harus berjalan secara merata. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendistribusian anggaran pada pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di Desa Dermaji masih belum berjalan secara maksimal. Sebagian wilayah dari Desa Dermaji belum merasakan dampak dari adanya distribusi anggaran untuk program pengentasan kemiskinan terutama dalam akses pembangunan infrastruktur. Desa Dermaji memiliki jumlah penduduk 344.402 jiwa dengan jumlah 105.620 kepala keluarga dengan rincian laki – laki 174.880 jiwa dan perempuan 169.138 jiwa. Mayoritas dari penduduk Desa Dermaji adalah lulusan Sekolah Dasar dan mayoritas bermata pencaharian petani. Berdasarkan hal tersebut bisa dikatakan bahwa tingkat kemiskinan di Desa Dermaji masih cukup tinggi. Dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah desa melakukaan distribusi anggaran untuk pembenahan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Namun dalam hal ini distribusi anggaran tersebut masih belum bisa dikatakan tepat sasaran karena pembangunan hanya dilakukan di sebagian wilayah saja. hal ini menjadi bukti upaya pemerintah desa dan Kepala Desa Dermaji yang sudah menjabat selama 3 periode belum mampu untuk mengupayakan alokasi anggaran secara maksimal untuk pembangunan desa yang merata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY Villages become an important structure in a country, especially in terms of decentralization, because villages are a major factor in the development of the national economy. This means that there will be no larger entities, if there is no village and no significant progress, if the village is abandoned. Likewise, the development of specific studies of budgetary politics. Budget is an important aspect for program planning and control. If the distribution carried out is not appropriate, the implementation of the development program will run less than optimally. Dermaji Village is one of the banyumas regencies that continues to strive in increasing the capacity of village development and poverty alleviation. Of course, this is also inseparable from the efforts of the village government and the Head of Dermaji Village who has served for 3 periods. In the implementation of development and economic growth, of course, there must be a lot of budget allocations that are lowered to support economic growth. In addition, the implementation of the distribution must also run evenly. This research uses qualitative research using a case study approach, the results of this study show that the distribution of budgets in the implementation of poverty alleviation programs in Dermaji Village is still not running optimally. Some areas of Dermaji Village have not felt the impact of the distribution of budgets for poverty alleviation programs, especially in access to infrastructure development. Dermaji village has a population of 344,402 people with a total of 105,620 households with 174,880 males and 169,138 females. The majority of the residents of Dermaji Village are elementary school graduates and the majority are farmers. Based on this, it can be said that the poverty rate in Dermaji Village is still quite high. In an effort to alleviate poverty, the village government carried out budget distribution for infrastructure improvement and community empowerment. However, in this case, the distribution of the budget still cannot be said to be right on target because development is only carried out in part of the region. this is proof that the efforts of the village government and the Head of Dermaji Village who have served for 3 periods have not been able to strive for maximum budget allocation for equitable village development.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save